66% Konsumen Indonesia Berbelanja Produk Ibu dan Anak Secara Online

Sebagai negara terbesar di Asia Tenggara, tidak heran jika banyak perusahaan ritel lokal dan global yang menyasar konsumen di Indonesia, termasuk dalam kategori para ibu dan calon ibu.
Annisa Margrit | 12 Oktober 2018 16:18 WIB
Ibu dan bayinya. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Sebagai negara terbesar di Asia Tenggara, tidak heran jika banyak perusahaan ritel lokal dan global yang menyasar konsumen di Indonesia, termasuk dalam kategori para ibu dan calon ibu.
 
Di Indonesia, rata-rata ada 2,44 kelahiran per perempuan. Oleh karena itu, wajar jika kategori ibu dan calon ibu menjadi menjanjikan. 
 
Hasil riset dalam laporan Digital Mom and Baby Shopper Profile in Indonesia dari eCommerceIQ mengungkapkan 66% konsumen Indonesia berbelanja produk kategori ibu dan anak secara online. Alasannya, belanja online lebih praktis, nyaman, banyak variasi merek yang dapat ditemukan, dan tidak memerlukan waktu yang banyak.
 
Dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (12/10/2018), sebanyak 45% perempuan Indonesia memilih Shopee sebagai e-commerce utama untuk berbelanja karena pilihan produknya beragam. Kategori ibu dan anak juga merupakan salah satu kategori terpopuler di Shopee Indonesia. 
 
Posisi kedua ditempati Lazada dengan 34%, kemudian Tokopedia dan media sosial lainnya masing-masing 7% dan 5%.
 
Sheji Ho, aCommerce Group Chief Marketing Officer, mengatakan Indonesia memiliki lebih dari 260 juta penduduk dan angka kelahiran keempat terbesar di antara negara-negara Asia Tenggara lainnya.
 
"Ada kesempatan yang sangat besar bagi brand untuk memberikan pengalaman belanja digital yang tidak saja memuaskan, tapi terlebih lagi, terpercaya. Saat ini, konsumen memiliki banyak akses untuk mencari informasi online untuk memastikan keputusan pembelian mereka benar. Kini tidak cukup hanya dengan gambar produk popok Anda saja. Apa yang orang katakan tentang produk Anda? Siapa influencer yang menggunakan produk Anda? Ini penting," paparnya. 
 
Riset tersebut juga mengungkapkan sebanyak 64% ibu baru memilih berbelanja online dan 57% perempuan membeli produk ibu dan anak sebulan sekali dengan nilai kurang dari Rp500.000 per transaksi.
 
Perlengkapan bayi menjadi produk utama yang dibeli kaum perempuan, yakni 51% di pakaian bayi dan 25,5% untuk baby gear. 
 
Namun, meski mayoritas ibu Indonesia berbelanja online dengan langsung mengunjungi marketplace, tapi media sosial tetap menjadi alat yang mumpuni untuk menemukan produk-produk yang diincar. 

Adapun eCommerceIQ adalah firma riset pasar spesialis data dan insight e-commerce di Asia Tenggara.

Tag : e-commerce
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top