Asita Yakin Bisa Dorong Seluruh Delegasi IMF/World Bank Berpelesir di Indonesia

Target 32.000 delegasi untuk pertemuan tahunan IMF/World Bank terpenuhi, pengusaha biro perjalanan optimistis dapat menggiring seluruhnya untuk menikmati pemandagan Indonesia.
M. Richard | 08 Oktober 2018 14:36 WIB
Anggota delegasi mengunjungi Paviliun Indonesia pada ajang Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Senin (8/10/2018). - ANTARA/Nicklas Hanoatubun

Bisnis.com, JAKARTA -- Target 32.000 delegasi untuk pertemuan tahunan IMF/World Bank terpenuhi, pengusaha biro perjalanan optimistis dapat menggiring seluruhnya untuk menikmati pemandagan Indonesia.

Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (ASITA) Asnawi Bahar mengatakan bersyukur karena dirinya hanya optimistis 20.000 delegasi yang akan datang ke ajang pertwmuan tahunan IMF-World Bank di Bali.

"Ini pencapaian dan ini benar-benar melebihi eksektasi, target pesimis saya itu cuma 15.000 dan optimis itu 20.000," katanya, Senin (8/10/2018).

Dia mengatakan, pengeluaran rata-rata wisman di Indoonesia adalah US$1.200 per orang, sedangkan 50% diantaranya akan digunakan untuk keperluan hotel, kuliner dan berwisata.

Namun, untuk tamu yang datang ke Bali kali ini memiliki pengeluaran yang lebih besar, yakni berkisar antara US$3.000 hingga US5.000 per orang. Artinya, pengusaha hotel, kuliner dan biro perjalanan akan berbagi antara US$1.500 hingga US2.500.

"Itu uang yang sangat banyak, dan besar kemungkinan setiap delegasi tidak akan datang sendiri, mereka minimal akan membawa pasangannya, dan pengunjung diperkirakan double," katanya.

Meski acara akan padat, Asnawi tetap optimistis tamu-tamu tersebut akan tetap meluangkan waktunya untuk menikmati pemandangan Indonesia.

"Setidaknya mereka akan jalan-jalan ke Ubud dan Kintamani, sedangkan wisatawan dari China itu pasti akan berkunjung ke pulau-pulau sekitar, dan mereka pasti tidak akan pelit," ujarnya.

Lagipula, katanya, Asita telah mempersiapkan paket perjalanan yang mana tidak hanya mencakup Bali saja, tetapi tempat wisata lain seperti Lombok dan sekitar.

Tag : annual meetings IMF-World Bank
Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top