WIKA Garap Proyek Perumahan di Namibia

PT Wijaya Karya Tbk tengah membicarakan terkait pembangunan social housing dengan pemerintah Namibia.
Anitana Widya Puspa | 02 September 2018 16:46 WIB
PT Wijaya Karya Tbk - bumn.go,id

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Wijaya Karya Tbk tengah membicarakan terkait pembangunan social housing dengan pemerintah Namibia.

Sekretaris Perusahaan WIKA Puspita Anggraeni mengatakan saat ini keduanya tengah mendiskusikan model social housing yang akan menjadi kebutuhan masyarakat Namibia.

Dia melanjutkan untuk mengerjakannya akan ditindaklanjuti dengan beberapa tahapan proses dalam jangka waktu sekitar 6 bulan -9 bulan.

"Masih menjadi kajian, termasuk harga juga masih menjadi evaluasi, tim wika akan melakukan survey dan kajian komprehensif terkait harga tersebut. Sehingga terkait bagaimana design, waktu pelaksnaan, dan  harga akan diketahui setelah proses selesai," katanya kepada Bisnis Minggu (2/9/2018).

Menurutnya, sesuai dengan pembicaraan antara pemerintah RI dan Namibia, maka perusahaan akan membangun sekitar 2.000 unit rumah, tetapi tidak tertutup kemungkinan bahwa jumlah itu akan berkembang sesuai kebutuhan negara Namibia dan peluang bukan hanya dari tapi juga proyek-proyek lain.

WIKA sebut dia lebih fokus dan memprioritaskan menggarap proyek pemerintah setempat supaya tingkat resiko lebih terkontrol selain tentunya karena didorong oleh Kementerian Luar Negeri,  Kementerian PUPR, BUMN ,KemenKeu dan Kementerian lainnya terkait.

Dalam menggarap proyek di luar negeri, maka perusahaan akan melibatkan  salah satu divisi usahanya, yakni Departemen Luar Negeri sebagai pelaksanaan.

Terkait untuk pendanaan, kata dia, juga masih memiliki berbagai pola dan dalam tahap pembicaraan. Misalnya saja bisa dengan pembiayaan Indonesian Exim Bank saja, atau gabungan dengan pemerintah Namibia juga dimungkinkan.

"Periode pelaksanaan juga masih dalam pembicaraan, pada Agustus 2019 ada agenda dialog Infrastruktur indonesia Afrika di Bali, direncankan sebagai milestone untuk kesepakatan keduabelah pihak," imbuhnya.

WIKA sebelumnya juga sudah membangun 5.000 unit social housing di Aljazair dan juga  merenovasi di Istana Alzazair.

Dengan demikian, Puspita menambahkan ke depannya WIKA juga akan terlibat dengan berbagai proyek perumahan di Indonesia, sesuai dengan program yg direncanakan oleh pemerintah RI.

Sebelumnya, akhir pekan lalu, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kenegaraan Presiden Namibia Hage Gottfried Geingob di Istana Kepresidenan, Bogor.

Usai pertemuan, keduanya menggelar konferensi pers. Jokowi mengatakan dirinya membahas kerja sama bilateral kedua negara, salah satunya investasi. PT Wijaya Karya (Persero) akan menggarap pembangunan rumah sewa pemerintah sebanyak 2.000 unit. "Bahkan (diharap) dalam unit yang lebih besar lagi," kata Jokowi.

Tag : wijaya karya, wika
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top