Gandeng Musashi, Perum Perindo Ekspor 600 Ton Tuna ke Jepang

Perum Perindo mendapatkan kontrak ekspor ikan tuna bervolume 600 ton senilai US$3,3 juta dengan Jepang.
Pandu Gumilar | 24 Agustus 2018 21:17 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) mendapatkan kontrak ekspor ikan tuna bervolume 600 ton senilai US$3,3 juta dengan Jepang.

Penandatanganan kontrak kerja sama jual beli ini dilakukan langsung oleh Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda dan perusahaan ternama asal Jepang Musashi Industry Co Ltd yang diwakili oleh Representative Director Emi Kobayashi di Imperial Hotel, Tokyo, Rabu (22/8).

Kerja sama antara kedua belah pihak adalah penyuplaian produk ikan tuna jenis loin skinless.

Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda mengungkapkan rasa terima kasihnya karena dipilih dan dipercaya sebagai mitra kerja sama oleh Musashi Industry.

Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa perikanan Indonesia diminati pihak asing. Risyanto mengaku Perum Perindo memiliki sumber daya ikan yang banyak termasuk tuna loin.

“Kami optimistis mampu memenuhi permintaan dari Musashi Industry maupun perusahaan Jepang lainnya,” katanya di Tokyo pada Kamis (23/8/2018) sebagaimana dilansir website resmi Perum Perindo.

Adapun bahan baku tuna akan diambil dari unit Bacan, Ternate, Tahuna dan Sorong. Selain itu, Risyanto berharap volume ekspor untuk menyuplai kebutuhan pembeli luar negeri dapat ditingkatkan lebih banyak lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Representative Director Musashi Industry Co Ltd., Emi Kobayashi berharap dapat terus menjalin kerja sama dengan perusahaan pelat merah ini dalam jangka panjang. Bukan hanya kerja sama di industri perikanan melainkan dapat melebar ke bidang lainnya.

Penandatangan kerja sama bisnis ini turut disaksikan oleh Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Perikanan dan Kelautan (PDSPKP) Kementerian Kelautan Rifky Effendi dan Wakil Duta Besar Indonesia untuk Jepang Ridwan Abbas.

Selain mengikuti pameran Japan International Seafood Technologt Expo, dalam kunjungan ke Jepang ini juga dimanfaatkan oleh Dirut Perum Perindo untuk melakukan pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif. Risyanto juga membahas potensi ekspor produk perikanan Indonesia ke Jepang.

Sementara itu, Vice President Perdagangan, Penangkapan dan Pengolahan Perum Perindo Weni Prihatini yang juga ikut dalam rombongan ke Jepang ini, turut memanfaatkan kunjungan di Negeri Sakura untuk bertemu dengan sejumlah mitra usaha potensial antara lain berkunjung ke Technician Co Ltd, perusahaan Jepang yang bermarkas di Yokohama dan memproduksi mesin pembekuan dan mesin pendingin dengan teknologi terbaru.

Sumber : PerumPerindo.co.id

Tag : Perum Perikanan Indonesia
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top