Korporasi Kehutanan Kompak Cegah Karhutla

Perusahaan pemegang konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) dan Hak Pengelolaan Hutan Alam (HPH)kompak meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama saat penyelenggaraan Asian Games 2018
Pandu Gumilar | 08 Agustus 2018 20:54 WIB
Titik api pemicu kebakaran hutan dan lahan. - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA— Perusahaan pemegang konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) dan Hak Pengelolaan Hutan Alam (HPH)kompak meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama saat penyelenggaraan Asian Games 2018.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Purwadi mengatakan perjanjian kerja sama  antar perusahaan telah ditandatangani untuk saling membantu memadamkan jika terjadi kebakaran tanpa harus mengajukan Izin masuk ke area konsesi.

"Semua perusahaan HTI, khususnya di Sumatera Selatan telah meningkatkan kewaspadan dan upaya-upaya pencegahan karhutla," katanya melalui keterangan resmi yang diterima Bisnis, Rabu (8/8).

Salah satu upaya yang dilakukan oleh perusahaan adalahmeningkatkan anggaran pengendalian karhutla. Beberapa perusahaan juga telah menyatakan siap untuk membantu pemadaman jika terjadi kebakaran sampai radius 5  kilometer dari batas konsesinya.

Purwadi menjelaskan, untuk mendukung kesiapan ini, perusahaan-perusahaan HTI telah dilengkapi regu kerja dengan mempekerjakan lebih dari 2.700 orang bersertifikat manggala agni, serta didukung peralatan bertaraf internasional.

Selain pos pemantauan api yang mencapai lebih dari 400 buah, disipakan pula peralatan canggih berupa helikopter sebanyak 8 unit serta 2 airboats untuk pemadaman secara cepat dengan menggunakan water bombing.

Dari sisi teknis, perusahaan HTI menjaga ketinggian permukaan air, memenuhi ketersediaan sarana prasarana pengendalian karhutla, serta menambah dan meningkatkan kemampuan SDM personil Regu Pemadam Kebakaran  (RPK).

 “Untuk saat ini perusahaan-perusahaan HTI terus menerus berkoordinasi dengan Satgas Karhutla yang dibentuk oleh kepala daerah di tiap provinsi yang rawan karhutla” tambah Purwadi.

Menurut Purwadi, dengan upaya-upaya yang sudah dilaksanakan, sampai saat ini areal konsesi perusahaan  HTI masih dalam kondisi aman dari api. 

“Harapan kami ke depan setiap jengkal lahan di Sumatera Selatan dapat segera dikelola sepanjang tahun dengan tata air yang baik dan pengelolanya adalah orang-orang yang jelas dan bertanggung jawab agar tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan," katanya.

Menurut Purwadi, sejatinya semua pihak sudah mendapat rekomendasi cara yang efektif dalam pengendalian karhutla, termasuk setiap perusahaan HTI, dengan memperhatikan karakteristik fisik lahannya, karakteristik alam lingkungannya, dan karakteristik sosial budaya serta sosial ekonominya.

Purwadi juga mengingatkan perlunya keterpaduan dan kesinambungan program semua pihak dalam upaya-upaya menuju kondisi ideal dalam mengantisipasi terjadinya karhutla. Dengan demikian, upaya-upaya ini jangan sampai berhenti hanya kala menghadapi Asian Games saja.

Tag : kehutanan, Karhutla
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top