PUPR Turunkan Target Penyaluran KPR Subsidi Pada 2019

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengurangi target penyaluran KPR Subisidi pada anggaran 2019 menjadi 234.000 unit.
Finna U. Ulfah | 16 Juli 2018 15:44 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengurangi target penyaluran KPR Subisidi pada anggaran 2019 menjadi 234.000 unit.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti mengatakan pada 2018 target penyaluran KPR Subsidi mencapai 267.000 dan akan mengurangi target penyaluran KPR Subsidi pada 2019 menjadi hanya akan mencapai 234.000 unit.

“Penyusunan APBN 2019 kan belum selesai, masih dalam tahap proses, ini masih dalam bentuk usulan saja,” ujar Lana di Jakarta, dikutip Minggu (15/7/2018).

Selain itu, penurunan target penyaluran juga pada skema penyaluran subsidi bunga kredit perumahan atau subsidi selisih bunga (SSB) dengan total target 225.000 unit pada 2018 menjadi hanya 100.000 unit pada 2019.

Lana menjelaskan penurunan target SSB diharapkan dapat mengurangi beban pemerintah dalam pembiayaan perumahan yang pada 2018 SSB memiliki alokasi anggaran mencapai Rp2,5 triliun.

“SSB targetnya diturunkan dengan harapan tidak menjadi beban pemerintah lagi karena juga akan disalurkan melalui FLPP  kemudian juga ada program tambahan BP2TB dan Tapera,” papar Lana.

Pada 2018, PUPR menargetkan akan menyalurkan sebanyak 267.000 KPR Subsidi dengan alokasi anggaran sebanyak Rp6,09 triliun.

Anggaran tersebut terbagi menjadi Rp2,1 triliun untuk penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Penyaluran SSB sebanyak Rp2,5 triliun, dan Rp1,3 triliun untuk penyaluran subsidi bantuan uang muka (SBUM).

Adapun pada tahun ini, terjadi perluasaan target KPR Subsidi FLPP yang sebelumnya ditargetkan mencapai 42.000 menjadi 72.000 akibat bergabungnya PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) dalam program pembiayaan FLPP.

Meski demikian, hingga 6 Juli 2018 realisasi dana penyaluran KPR Subsidi telah tersalurkan sebanyak Rp1,25 triliun dengan total 10.829 unit hunian terealisasi, masih lebih sedikit dibandingkan dengan penyaluran KPR Subsidi pada 2017 sebesar Rp2,7 triliun dengan total 23.763 unit hunian terealisasi.

Tag : rumah bersubsidi
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top