Minamas Replanting 30% Lahan di Riau dan Aceh

Minamas Plantation, anak perusahaan Sime Darby Plantation Group, mengklaim telah meremajakan 30% areal perkebunannya yang ada di Riau dan Aceh.
Lili Sunardi | 25 Mei 2018 14:02 WIB
Petani memindahkan kelapa sawit hasil panen ke atas truk di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (4/4/2018). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, PEKANBARU -- Minamas Plantation, anak perusahaan Sime Darby Plantation Group, mengklaim telah meremajakan 30% areal perkebunannya yang ada di Riau dan Aceh.

Azmi Jafar, CEO Region Aceh dan Riau Minamas Plantation, mengatakan sebagian besar usia perkebunan yang ada di wilayah kerjanya sudah cukup tua. Hal itu menjadi dasar bagi perusahaan untuk melakukan peremajaan atau replanting di 30% perkebunannya.

Replanting ini kami lakukan untuk menjamin keberlanjutan dan peningkatan produksi karena kami ingin seluruh karyawan kami mendapatkan pendapatan yang stabil,” paparnya di Pekanbaru, Jumat (25/5/2018).

Secara keseluruhan, Minamas telah meremajakan 7% dari total kebunnya di 8 provinsi. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan dengan meremajakan 5% total lahan tertanam mulai tahun depan, karena 48% pohon kelapa sawit yang ada di kebun perusahaan sudah berusia lebih dari 18 tahun.

Program peremajaan tersebut sebenarnya telah dilakukan sejak 2015 dengan meremajakan perkebunan seluas 10.000 hektare (ha). Kemudian, pada 2016 perusahaan melakukan peremajaan terhadap 14.000 ha lahannya.

Tahun lalu, perusahaan kembali melakukan peremajaan terhadap 14.000 ha perkebunannya.

Azmi menyebut saat ini Minamas Plantation memiliki 4 perusahaan operasional di Riau yang mengelola 12 kebun dan 5 pabrik. Di Aceh, Minamas memiliki 3 perusahaan operasional yang menangani 4 kebun dan 1 pabrik.

Hingga April 2018, perusahaan mampu memproduksi 2,15 juta metrik ton tandan buah segar (TBS) dari seluruh kebunnya yang tersebar di 8 provinsi. Perusahaan juga mencatatkan produksi minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) sebanyak 587.511 metrik ton hingga April 2018.

Sebelumnya, Roslin Azmy Hassan, Head Plantation Operations Minamas, mengungkapkan perkebunan kelapa sawit perusahaan masih terkena dampak El Nino yang terjadi pada 2015. Fenomena tersebut menyebabkan produksi TBS dan CPO dari kebunnya turun hingga 5%.

Dengan luas kebun yang mencapai 201.364 ha yang sudah tertanam, Minamas berpotensi memproduksi 2,67 juta metrik ton TBS, dan 600.000 metrik ton CPO setiap tahunnya.

Menurutnya, setiap 1 ha perkebunan kelapa sawit Minamas seharusnya mampu memproduksi 18 metrik ton TBS. Namun, dampak El Nino yang masih berlangsung menyebabkan produksi belum maksimal dan turun menjadi sekitar 17 metrik ton TBS per ha.

Tag : sawit, Minamas Plantation
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top