Sucofindo dan BBPPT Uji Perangkat Telekomunikasi

PT Sucofindo (Persero) dan Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT) Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dalam pengujian perangkat telekomunikasi.
Annisa Sulistyo Rini | 23 Mei 2018 18:24 WIB
Penandatangan nota kesepahaman oleh Direktur utama PT SUCOFINDO (Persero) Bachder Johan Buddin (kiri) dan Kepala BBPPT Mochamad Rus'an (kanan) yang disaksikan oleh Dr. Ismail, Dirjen SDM Perangkat pos dan informatika (tengah). - Sucofindo

Bisnis.com, JAKARTA—PT Sucofindo (Persero) dan Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT) Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dalam pengujian perangkat telekomunikasi.

Kerja sama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman bersama yang ditandatangani oleh Direktur Utama Sucofindo Bachder Djohan Buddin dan Kepala BBPPT Mochamad Rus’an di Jakarta, Selasa (22/5/2018). Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Ismail turut menyaksikan penandatanganan tersebut.

Bachder mengatakan saat ini kebutuhan masyarakat terhadap perangkat telekomunikasi terus naik. Peningkatan ini harus diiringi dengan pemastian terhadap perangkat telekomunikasi yang aman dan sesuai persyaratan standar dan regulasi Indonesia sebagai salah satu upaya untuk melindungi konsumen. 

"Kami sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang inspeksi, pengujian, sertifikasi, pelatihan dan konsultansi ikut berperan dalam memberikan layanan pengujian perangkat telekomunikasi bekerja sama dengan BBPPT," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Rabu (23/5/2018).

Sementara itu, Rus’an mengatakan pihaknya menyambut baik kerja sama ini dalam rangka menjalankan visi BBPPT dan meningkatkan pelayanan pengujian dan kalibrasi. Visi BBPPT yaitu menjadi laboratorium pengujian bertaraf internasional, laboratorium rujukan dalam negeri, dan supervisi laboratorium dalam negeri. 

Lebih lanjut, Rus’an menjelaskan pada tahap awal pelaksanaan kerja sama ini akan dilakukan beban sharing pengujian untuk fitur seperti Bluetooth, wireless local area network (WLAN), perangkat elektronik maupun listrik yang membangkitkan emisi/radiasi, microwave (digital fixed radio point to point), dan pesawat telepon seluler. 

"Untuk tahap selanjutnya disesuaikan dengan kebutuhan pasar," katanya. 

Sementara itu, Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Ismail menyampaikan ke depannya Indonesia perlu memiliki laboratorium uji perangkat telekomunikasi yang sertifikat uji-nya dapat diterima di semua negara tujuan ekspor dari Indonesia karena telah menandatangani MRA (mutual recognition agreement) dengan negara tujuan ekspor.

Anwar Tahir, Kepala SBU Laboratorium Sucofindo, menambahkan bahwa laboratorium telah siap menguji perangkat telekomunikasi yang didukung oleh peralatan yang sama dengan yang dimiliki oleh BBPPT saat ini. 

Dia juga menyampaikan pembangunan laboratorium perangkat telekomunikasi Sucofindo disupervisi oleh tenaga ahli yang kompeten dari BBPPT, sehingga memiliki kompetensi dan kapabilitas yang sama dengan BBPPT dengan kapasitas uji yang lebih besar karena didukung oleh personil yang memadai dengan sarana yang lengkap.

Saat ini laboratorium Sucofindo didukung oleh personel dan tenaga ahli dengan lisensi sertifikat yang diakui secara nasional dan internasional.  Selain itu laboratorium Sucofindo telah mendapatkan akreditasi ISO 17025 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), dan memiliki jaringan laboratorium di 46 titik di seluruh Indonesia.

 

Tag : sucofindo
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top