Menteri Basuki : Perbaikan Jembatan Cincin Lama Rampung 10 Hari Sebelum Lebaran

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan perbaikan Jembatan Cincin Lama ditargetkan selesai H-10 Lebaran sehingga sudah bisa dilintasi pada mudik Lebaran 2018.
Irene Agustine | 12 Mei 2018 15:08 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan perbaikan Jembatan Cincin Lama ditargetkan selesai H-10 Lebaran sehingga sudah bisa dilintasi pada mudik Lebaran 2018.

Jembatan yang melintasi Sungai Bengawan Solo tersebut runtuh pada 17 April 2018 lalu akibat kendaraan yang melintas dengan muatan berlebih.

Basuki mengatakan pemasangan 6 rangka jembatan akan selesai pada 23 Mei 2018 dan dilanjutkan dengan pengecoran lantai jembatan.

"Diharapkan H-10 atau tanggal 4 Juni 2018 sudah bisa dilewati,” kata Basuki, dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (12/5/2018).

Saat ini, progres perbaikan jembatan tersebut sudah mencapai 50%, dengan 3 rangka baja sudah selesai terpasang.

Basuki mengakui masih ada kendala dalam perbaikan seperti adanya barang bukti berupa rangka jembatan yang runtuh di titik yang akan dikerjakan. Oleh karena itu, Kementerian PUPR berkordinasi dengan Kepolisian Daerah agar pekerjaan dapat dilanjutkan.

“Saya sudah telpon Bapak Kapolda, agar diberikan izin pekerjaan dilanjutkan. Beliau setuju dan akan segera kami kerjakan," jelasnya.

Sebelum runtuh, Jembatan Cincin Lama dilintasi kendaraan dari arah Lamongan yang menuju Tuban. Sementara arah sebaliknya menggunakan Jembatan Cincin Baru yang berada di sebelahnya.

Penggantian dilakukan dengan memasang jembatan rangka baja tipe Garuda Paksi A-50 dengan bentang 50 meter yang didatangkan dari Gudang Peralatan Kementerian PUPR di Cibinong. Perkiraan biaya sebesar Rp10-12 miliar dan dikerjakan oleh kontraktor PT. Brantas Abipraya. Besar tonase yang diijinkan melintas sebesar 45 ton.

Pemeliharaan Jembatan Cincin Lama dilakukan secara rutin oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, Ditjen Bina Marga. Pada tahun 2018 alokasi dana preservasi dan rehabilitasi 15 jembatan di ruas jalan Babat-Tuban-Lamongan-Gresik sebesar Rp 5,7 miliar.

Dari jumlah tersebut preservasi untuk Jembatan Cincin Lama dan Jembatan Cincin Baru sebesar Rp 1,29 miliar.

Pengecekan terhadap kondisi jembatan di Indonesia dilakukan rutin oleh Kementerian PUPR. Setiap tahun dua kali kita audit yakni sebelum dan sesudah musim hujan.

Namun, Basuki mengatakan pemeliharaan dan perbaikan jembatan juga perlu diikuti oleh kepatuhan terhadap aturan beban kendaraan.

Tag : jembatan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top