Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pelita Air Dorong Bisnis Penerbangan non-OGP

PT Pelita Air Service bakal mendorong bisnis nonOil & Gas Production atau OGP untuk menjaga kinerja ke arah yang lebih positif.
Surya Rianto
Surya Rianto - Bisnis.com 09 Mei 2018  |  14:42 WIB
Pelita Air. Wikipedia
Pelita Air. Wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Pelita Air Service bakal mendorong bisnis nonOil & Gas Production atau OGP untuk terus menjaga kinerja ke arah yang lebih positif.

Anak usaha PT Pertamina (Persero) itu pun juga akan memperdalam bisnis transportasi penumpang sampai pertanian.

Presiden Direktur Pelita Air Service Dani Adriananta mengatakan, perseroan berencana menekan porsi bisnis nonOGP di bawah 50% dan mulai masuk ke bisnis nonOGP.

Bisnis nonOGP itu antara lain, transportasi, pertambangan, kesehatan, dan juga mulai menjamah pertanian.

"Kalau kami cuma mengandalkan OGP akan sulit. Apalagi, perusahaan migas saat ini terus berupaya lebih efisien. Selain itu, kami juga mulai incar bisnis non Aero seperti Maintenance Aircraft Service dan pengelolaan bandara," ujarnya dalam jumpa pers pada Rabu (9/5).

Saat ini, porsi pendapatan perseroan 50% berasal dari bisnis OGP, sedangkan 50% campuran antara nonOGP dan non Aero.

Adapun, kinerja perseroan pada 2017 mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik. Laba bersih perseroan naik sebesar 552% menjadi US$2,7 juta dibandingkan dengan tahun sebelumnya senilai US$480.000.

Pelita Air memang tengah melakukan transformasi seperti, pengembangan pasar dan sinergi BUMN, terutama dengan induk usaha perseroan. Kedua, restrukturisasi organisasi melalui program optimasi sumber daya manusia (SDM).

Ketiga, optimasi aset perusahaan melalui program revitalisasi bandara Pondok Cabe, bandara Tanjung Warukin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina Pelita Air
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top