Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jaga Stabilisasi Harga Jelang Lebaran, Pemerintah Pangkas Rantai Pasok

Kementerian Pertanian akan langsung menyalurkan pasokan dari kelompok kerja tani ke PD Pasar Jaya untuk disalurkan ke konsumen akhir sehingga lonjakan harga pangan selama Ramadan dan lebaran dapat diminimalisir.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 28 Maret 2018  |  19:14 WIB
Pedagang menyusun karung berisi beras di pasar tradisional, Gondangdia, Jakarta, Rabu (10/1). - JIBI/Endang Muchtar
Pedagang menyusun karung berisi beras di pasar tradisional, Gondangdia, Jakarta, Rabu (10/1). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian akan langsung menyalurkan pasokan dari kelompok kerja tani ke PD Pasar Jaya untuk disalurkan ke konsumen akhir sehingga lonjakan harga pangan selama Ramadan dan lebaran dapat diminimalisir.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan kata kunci untuk stabilisasi harga pangan adalah memotong rantai pasokan yang terlalu panjang dari 8-9 mata rantai menjadi 3-4 mata rantai.

“Yang pertama kata kuncinya adalah kita memotong supply chain. Kita memotong dari kelompok tani langsung ke PD Pasar Jaya, kemudian langsung ke konsumen. Jadi tinggal tiga mata rantai pasokan,” katanya, Rabu (28/3).

Kementan, katanya, sudah mempersiapkan daerah-daerah produsen bawang merah, cabe, dan beras agar langsung menyuplai ke PD Pasar Jaya, dan Food Station.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi mengatakan stok beras saat ini di atas 40.00 ribu ton. Dia optimistis untuk saat ini pasokan beras wilayah Jakarta aman sampai dengan bulan puasa dan momentum lebaran.

“Hari senin kemarin masuk di atas 6.000 ton (beras), biasanya 5.000. Pposisi (stok beras) hari ini di atas 40.000 ton. Artinya sangat aman,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pangan
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top