Kemenhub Buka Lelang Pelayaran Perintis di 53 Rute

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah membuka lelang penyelenggaraan pelayaran perintis di 53 rute tahun ini dengan perkiraan nilai mencapai Rp549,25 miliar.
Rivki Maulana | 22 Maret 2018 10:52 WIB
Ilustrasi. - Antara/Kornelis Kaha

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah membuka lelang penyelenggaraan pelayaran perintis di 53 rute tahun ini dengan perkiraan nilai mencapai Rp549,25 miliar.

Data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kemenhub yang dikutip Bisnis.com, Kamis (22/3/2018), menunjukkan 52 paket lelang sudah selesai sedangkan 1 paket lelang lainnya masih dalam tahap evaluasi dokumen kualifikasi. Dari 53 paket yang dilelang, sebanyak 6 paket dilelang ulang dan 26 paket lelang tidak mengikat.

Berdasarkan nilai, penyelenggaraan pelayaran perintis di rute R-59 menjadi paket dengan harga perkiraan sendiri (HPS) tertinggi sebesar Rp19 miliar. Lokasi pekerjaan paket di Saumlaki, Maluku Tenggara Barat ini dimenangkan oleh PT Pelayaran Inti Irama Lines.

Secara keseluruhan, pada 2018 Kemenhub membuka 113 rute pelayaran perintis dari jumlah tahun lalu sebanyak 93 rute. Direktur Lalu Lintas & Angkutan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut Kemenhub Dwi Budi Sutrisno mengatakan penambahan rute dilakukan karena tahun ini ada tambahan armada kapal negara.

"Kapal baru kami harapkan semuanya selesai April 2018, jumlahnya ada 50 kapal," ujarnya kepada Bisnis.com.

Kapal baru tersebut, menurut Dwi Budi, merupakan pesanan Kemenhub sejak 2015 yang terdiri dari tiga tipe, yakni tipe 2.000 GT, 1.200 GT, dan 750 GT. Kemenhub berencana memberikan penugasan kepada PT Pelni (Persero) untuk menjadi operator kapal negara perintis dan membuka lelang bagi swasta yang berminat menjadi operator kapal.

Dia menyebutkan jumlah trayek yang bakal ditugaskan ke Pelni mencapai 46 kapal sedangkan sisanya bakal diserahkan ke swasta lewat lelang.

Tag : kemenhub
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top