Danny Lo, CEO Baru PT Jaya Bumi Cakrawala: Kami Tak Kalah Saing

Pengembang apartemen Carstensz, PT Jaya Bumi Cakrawala memiliki komandan perusahaan yang baru dengan target penyelesaian proyek pada 2020.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 13 Maret 2018 16:53 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Pengembang apartemen Carstensz, PT Jaya Bumi Cakrawala memiliki komandan perusahaan yang baru dengan target penyelesaian proyek pada 2020.

CEO PT Jaya Bumi Cakrawala Danny Lo mengatakan optismistis menjalankan roda bisnis anak usaha JHL Group di sektor properti ini. Danny menjelaskan JHL Group sudah memiliki kredibilitas sebagai pelaku bisnis properti hotel dan resort, otomotif, kuliner, furnitur, dan media massa.

Danny Lo menjelaskan sebagai pemimpin baru, dia akan memperkuat citra Apartemen Carstensz sebagai hunian state of art. Dia juga memastikan groundbreaking apartemen dengan konsep smart modular unit untuk calon penghuni bisa mulai pada 24 Maret 2018.

"Kita mempercepat groundbreaking untuk meyakinkan konsumen sekalipun JBC adalah pengembang baru, apalagi pasaran ada banyak namun kami komit terhadap konsumen, dalam bisnis kita harus show," jelas Danny Lo di Serpong, Senin (12/3/2018) .

Danny menyebut sekalipun ada banyak kompetitor apartemen di Serpong, JBC optimistis Carstensz tetap tak kalah saing di Tangerang. Alasannya, perusahaan juga menciptakan bukan hanya hunian smart modular unit yang bisa dimodifikasi, tetapi juga unit penthouse dan townhouse.

"Penthouse ada private pool, masuk di roof, ada 12 unit sekitar Rp7 miliar harganya, dan sudah sold," jelas Danny.

Sementara Townhouse kata Danny berada di level yang sama dengan unit Penthouse. Hanya saja, ukuran kolam renang dan ruang hunian leboh kecil. Hal ini berimbas pada harga Townhouse yang lebih kecil dari Penthouse.

"Sudah sold out dalam malam launching pertama. Ada 9 penthouse, dan 7 townhouse, yang masih sisa satu unit," tutur Danny.

Dia mengakui bahwa JBC melihat properti menjadi bisnis yang menjanjikan keuntungan besar di masa depan. Danny mengakui bahwa properti memberikan kontribusi yang besar pada induk perusahaan. Salah satunya adalah resort milik JBC yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat.

Danny mengaku sudah bergabung dengan JHL Group sejak 2010. Alumnus Universitas Teknologi di Sydney, Australia ini pernah mengawali karir di industri properti pada PT Alfa Glory sebagai manager.

Dia juga pernah mencoba lini bisnis berbeda yaitu menjadi Direktur di PT Vinka Promotama dan Direktur PT Latte Design. Danny yang banyak bergerak di sektor interior ini juga mengurus bisnis furnitur JHL Group yang bernama Loista.

Sebagai CEO barum Danny mengakui sejumlah antisipasi yang tengah dia persiapkan khususnya menghadapi tahun politik. Maklum, pada akhir 2019 dia menargetkan tahap I pembangunan tower sudah selesai. Semua masterplan proyek Carstensz yang terdiri dari 4 tower itu akan rampung pada 2020.

"Tahun politik jelas kami ada antisipasi, namun seperti apa itu masih menjadi pembicaraan dalam internal kami. Maka target akhir tahun ini kami masih hitung karena properti snagat dinamis, dan di tahun politik akan menggeliat" terangnya.

Tag : SOSOK
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top