Coca Cola Optimistis Tumbuh Dua Digit

Coca Cola Amatil Indonesia menyiapkan sejumlah ekspansi pada tahun ini untuk memperluas pasar di Indonesia.
Anggara Pernando | 13 Februari 2018 18:56 WIB
Menperin Airlangga Hartarto (ketiga kiri) berfoto bersama Gubernur Jatim Soekarwo (ketiga kanan), Presdir Coca-Cola Amatil Indonesia Kadir Gunduz (kiri), Coca-Cola Amatil Group Managing Director Alison Watkins (kedua kiri), Sekda Kab. Pasuruan Agus Setiadji (kedua kanan) dan President ASEAN Business Unit The Coca-Cola Company Lain Mclaughlin (kanan) saat peresmian fasilitas produksi Preform dan Mega Distribution Centre Pandaan Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) di Pasuruan, Kamis (9/3). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Coca Cola Amatil Indonesia menyiapkan sejumlah ekspansi pada tahun ini untuk memperluas pasar di Indonesia. 

Head of  Procurement CCAI Suharji Gasali mengatakan perusahaan berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkembang di Indonesia. Untuk itu pihaknya menyiapkan beragam strategi termasuk memperkenalkan beragam produk baru.

"Kami mau berkembang dan tumbuh terus di Indonesia. Kami optimistis tumbuh dobel digit setiap tahun," kata Suharji di Jakarta, Selasa (13/2/2018). 

Dia mengatakan belum dapat memberikan penjelasan yang lebih detail mengenai produk baru yang akan dikenalkan di pasar Indonesia dan rencana investasi pada tahun ini. Perusahaan mengucurkan investasi sebesar US$110 juta untuk pengembangan mega distribution centre.

Sementara itu, Public Affairs & Communications Director CCAI Lucia Karina mengatakan selain rencana penambahan produk, perusahaan juga akan mengimplementasikan teknologi baru dan menambah kapasitas terpasang di fasilitas produksi.

Penjualan CCAI banyak ditopang oleh produk minuman ringan tidak berkarbonasi, seperti air mineral, minuman berisotonik, kopi, teh, dan susu. Perusahaan juga tetap memperluas pasar minuman berkarbonasi.

Saat ini CCAI memiliki 10.000 tenaga kerja. Perusahaan melayani lebih dari 830.000 pelanggan dengan delapan pabrik yang tersebar di Jawa, Sumatra dan Bali. Meski tidak menyebutkan detail, Lucia mengatakan ada jutaan botol minuman yang diproduksi.

Tag : coca cola
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top