Indonesia AgroFood Expo 2018 Fokus Komoditi Nasional dan Pengembangan Agribisnis

Indonesia AgroFood Expo 2018 akan digelar mulai tanggal 10-13 Mei 2018 di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Selatan
Mia Chitra Dinisari | 03 Februari 2018 15:38 WIB
Buruh tani memanen jagung manis di lahan pertanian jagung Kadireso, Teras, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (31/7). - ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com,JAKARTA - Indonesia AgroFood Expo 2018 akan digelar mulai tanggal 10-13 Mei 2018 di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Selatan.

Sukur Sakka Direktur Utama. PT Wahyu Promo Citra WPCitra Exhibition dalam siaran persnya mengatakan Indonesia International AgroFood Expo merupakan pameran produk pertanian yang meliputi produk perkebunan, tanaman pangan, hortikultura, peternakan, produk perikanan, makanan olahan dan teknologinya. Dalam penyelenggaraannya yang ke-18 ini, Indonesia AgroFood Expo 2018 berfokus pada komoditi perkebunan (kakao, kopi, teh), hortikultura (sayuran dan buah-buahan) serta rempah-rempah.
Agrofood Expo 2018 mengusung tema “Diversifikasi Komoditi Perkebunan Mendukung Swasembada Pangan” dan akan dilaksanakan bersamaan dengan Indonesia International Modern Agriculture 2018

Adapun peserta pameran dari berbagai kalangan seperti kementerian terkait, pemerintahan daerah melalui dinas pertanian, dinas perkebunan, dan dinas lain yang terkait, hingga pelaku industri baik tanah air maupun internasional. Tahun ini ditargetkan sebanyak 15.000 pengunjung akan menghadiri pameran ini, dimana sebagian besar adalah buyer potensial.

Untuk meramaikan, akan diadakan beberapa acara yang dapat diikuti baik peserta ataupun pengunjung seperti Buyers Meet Sales yang mempertemukan penjual dan pembeli komoditi pertanian dan produk olahannya. Selain itu juga ada acara talkshow yang menyajikan ulasan seputar pengembangan agribisnis, teknologi pertanian modern, gathering, presentasi & launching produk, dll

Pertanian adalah sektor paling sentral dalam pembangunan bangsa Indonesia, mengingat luasnya bumi nusantara ini dan juga kekayaan alam yang sangat berlimpah diharapkan dapat menyokong kelangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Akan tetapi, melimpahnya sumber daya alam itu, belum tentu secara otomatis rakyat akan menjadi sejahtera. Semuanya perlu digali lebih dalam dan digarap secara baik, mulai sektor hulu hingga hilir.

 

Tag : agribisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top