Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Cari Solusi Alternatif Cantrang

Presiden Joko Widodo akan mencari solusi alternatif penggunaan cantrang yang lebih ramah terhadap lingkungan.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 16 Januari 2018  |  13:14 WIB
Nelayan tradisional membersihkan sampah dan lumpur yang menempel pada pukat tarik atau pukat darat di perairan pantai Kampung Jawa, Banda Aceh, Selasa (18/7). - ANTARA/Ampelsa
Nelayan tradisional membersihkan sampah dan lumpur yang menempel pada pukat tarik atau pukat darat di perairan pantai Kampung Jawa, Banda Aceh, Selasa (18/7). - ANTARA/Ampelsa

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo akan mencari solusi alternatif penggunaan cantrang yang lebih ramah terhadap lingkungan.

Kepala Negara menerima usulan dari para nelayan yang meminta pemerintah melakukan uji petik yang melibatkan para ahli guna membuktikan apakah cantrang dapat merusak lingkungan atau tidak. Selain itu, selama uji petik, para nelayan minta penggunaan cantrang dilegalkan dulu.

“Kami carikan solusi agar nelayan ini juga bisa melaut dengan baik,” kata Presiden Jokowi dalam keterangan resmi, Selasa (16/1/2018).

Pihaknya telah bertemu dengan 16 nelayan perwakilan nelayan Jawa Tengah yang berasal dari Tegal, Batang, Pati dan Rembang. Pertemuan tersebut diadakan di Kabupaten Tegal, Senin (15/1/2018).

Presiden Jokowi memahami apa yang disampaikan nelayan dalam pertemuan tersebut serta sangat memperhatikan kesejahteraan para nelayan. Tuntutan para nelayan akan dibahas pada Rabu (17/1/2018), dengan para wakil dari nelayan, bupati dan Menteri Kelautan dan Perikanan di Istana Kepresidenan Jakarta.

“Nanti dibahas lebih detil lagi di Jakarta,” tuturnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Bupati Tegal Enthus Susmono, Wakil Walikota Tegal Nursholeh dan Bupati Pati Haryanto.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Cantrang
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top