Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ASDP Genjot Bisnis Non-Penyebrangan

Operator angkutan penyeberangan milik negara, PT ASDP Indonesia Ferry, bakal fokus mengembangkan bisnis di luar penyebrangan sambil tetap memperkuat bisnis inti.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 05 Januari 2018  |  13:08 WIB
ASDP Genjot Bisnis Non-Penyebrangan
Aktivitas bongkar muat kendaraan di dermaga Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (10/10). - ANTARA/Budi Candra Setya

Bisnis.com, JAKARTA - Operator angkutan penyeberangan milik negara, PT ASDP Indonesia Ferry, bakal fokus mengembangkan bisnis di luar penyebrangan sambil tetap memperkuat bisnis inti.

Direktur Utama ASDP Ira Puspa Dewi mengatakan perseroan memiliki fundamental yang kuat untuk menggarap usaha di luar angkutan penyeberangan. Angkutan penyeberangan yang selama ini digarap disebut tengah dikelola untuk meningkatkan efisiensi.

"Kami perlu eksplor yang baru, beyond port. Tetapi, ASDP tentu tidak meninggalkan legacy di penyebrangan," jelasnya dalam acara pisah sambut direksi di Kantor Pusat ASDP di Jakarta, Jumat (5/1/2018).

Untuk diketahui, ASDP memiliki direktur utama yang baru sejak 22 Desember 2017. Ira Puspa Dewi ditunjuk menjadi Direktur Utama ASDP berdasarkan Surat Keputusan SK-290/MBU/12/2017 yang diteken Menteri BUMN, menggantikan Faik Fahmi yang mendapat tugas baru sebagai Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero).

Di angkutan penyeberangan, hingga 2017, ASDP total lintasan komersial yang dilayani mencapai 309 lintasan sedangkan lintasan perintis mencapai 109 lintasan. Di luar angkutan penyeberangan, ASDP juga merintis bisnis logistik dengan menjadi operator feri jarak jauh (long distance ferry) di dua rute, yakni Jakarta-Surabaya dan Surabaya-Lembar.

Di Pelabuhan Merak, ASDP sedang membangun dermaga eksekutif yang dilengkapi area komersial. Di Labuan Bajo, ASDP berkongsi dengan PT Patra Jasa (Persero) dan PT PP (Persero) Tbk. dalam pengembangan kawasan marina.

Direktur Keuangan ASDP Djunia Satriawan mengatakan pendapatan dari angkutan penyeberangan pada 2017 mencapai 60%-62% dan diestimasi turun menjadi 57% sejalan dengan peningkatan pendapatan bisnis baru.

Sementara itu, sumber pendapatan lain disumbang usaha pengelolaan pelabuhan sebesar 23% dan sisanya berasal dari aneka jasa lainnya. "Kami akan ekstensifikasi pendapatan, bisa dari bunker, area komersial, dan marina," jelasnya kepada Bisnis.com.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asdp
Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top