Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

GENJOT KINERJA DEPARTMENT STORE: Ramayana Perkuat Perdagangan Daring

Setyadi Surya, Corporate Secretary PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk mengatakan selama beberapa tahun terakhir, Ramayana juga mulai memasuki saluran daring (online) melalui kerja sama yang dilakukan dengan platform marketplace seperti Lazada dan Tokopedia
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 04 Januari 2018  |  17:49 WIB
GENJOT KINERJA DEPARTMENT STORE: Ramayana Perkuat Perdagangan Daring
Department Store Ramayana. - .
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Setyadi Surya, Corporate Secretary PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk mengatakan  selama beberapa tahun terakhir, Ramayana juga mulai memasuki saluran daring (online) melalui kerja sama yang dilakukan dengan platform marketplace seperti Lazada dan Tokopedia.

“Kami masuk ke online, pada 2018 diharapkan minimal bisa mencapai target 5% dari penjualan kami. Bagaimana pun juga, online menjadi suatu wadah atau sarana untuk kami bisa tetap eksis di tahun-tahun mendatang,” jelasnya, Kamis (5/1/2018).

Ke depan, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk lebih mengembangkan saluran daring ini.

Sejauh ini, kontribusi terbesar untuk pendapatan perusahaan masih berasal dari lini offline. Dia mengatakan, Ramayana selama ini berkembang karena bisnis offline-nya dan menjadi pekerjaan rumah untuk tetap dikembangkan.

“Ini menjadi PR untuk mengembangkan inovasi di bisnis offline,” ujarnya.

Sebelumnya, Ainu Rofik, Head of Marketing and Promotion PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk., mengatakan perusahaan memiliki strategi untuk memperkuat lini online maupun offline karena keduanya berkontribusi pada pendapatan perusahaan.

“Saya pikir karena perkembangan teknologi yang pesat terutama di Internet, kami dari Ramayana sudah seharunsya masuk di online,” katanya.

Strategi secara online telah mulai dilakukan Ramayana sejak 2016 lewat kerja sama dengan Tokopedia sehingga produk yang ada di Ramayana dapat dibeli secara online lewat marketplace ini. Kemudian, untuk yang kedua, Ramayana juga secara resmi hadir di Lazada pada akhir Oktober 2017.

“Justru ini kami kembangkan lagi agar market share kami makin besar di online,” ujarnya.

Dia tidak mengungkapkan angka pasti kontribusi dari penjualan online namun dia mengungkapkan resposn yang didapat cukup baik untuk pertumbuhan Ramayana dan ada kontribusi yang positif. Pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk memiliki platform online sendiri nantinya, namun tetap di tahap awal, Ramayana memilih sebagai official store di platform online lain.

“Sementara ini baru ini, kenapa karena saya pikir ini sudah waktunya kami masuk ke online dan kami jangan sampai ketinggalan kereta dan nyatanya ini jadi market yang cukup bagus untuk kami masuki,” jelasnya.

Sementara itu, Florian Holm, Co-CEO Lazada Indonesia, mengatakan penetrasi e-commerce saat ini masih sangat kecil dari total industri ritel dan saat ini pihaknya juga bekerja sama dengan brand yang masih offline untuk dapat sukses secara online.

“Kami bekerja sama dengan Ramayana dan lainnya untuk menggunakan platform kami dalam menjual produknya,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ramayana
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top