Airbus Rombak Jajaran Eksekutif

Dewan Direksi Airbus SE memutuskan perubahan beberapa eksekutif untuk menjamin suksesi kepemimpinan yang lancar di tubuh produsen pesawat terbesar di dunia.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 16 Desember 2017  |  17:40 WIB
Airbus Rombak Jajaran Eksekutif
Pesawat Airbus A330neo - Reuters/Regis Duvignau

Bisnis.com, JAKARTA - Dewan Direksi Airbus SE memutuskan perubahan beberapa eksekutif untuk menjamin suksesi kepemimpinan yang lancar di tubuh produsen pesawat terbesar di dunia.

Tom Enders telah mengungkapkan keinginannya pada direksi untuk tidak melanjutkan jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO) setelah mandat jabatannya berakhir pada rapat umum pemegang saham tahunan April 2019.

“Dalam 16 bulan ke depan, saya akan bekerja dengan direksi untuk memastikan transisi yang lancar ke CEO selanjutnya dan generasi kepemimpinan yang baru. Saya akan berfokus pada tantangan-tantangan bisnis dan terus memajukan serta memperkuat program etika dan kepatuhan Airbus,” kata Enders dalam keterangan resmi, Sabtu (16/12/2017).

Fabrice Brégier, Airbus Chief Operating Officer (COO) & President Airbus Commercial Aircraft, juga telah mengisyaratkan kepada direksi bahwa dirinya tidak berniat menjadi bagian dari seleksi posisi CEO pada 2019. Dia akan mengundurkan diri pada 2018 dan mengikuti minatnya yang lain.

“Setelah 25 tahun di perusahaan ini, termasuk 5 tahun sebagai MBDA CEO, empat tahun sebagai CEO dari Eurocopter dan 11 tahun sebagai COO, CEO, atau President of Airbus Commercial Aircraft, saya merasa ini waktunya untuk mengejar kesempatan lain di luar sana,” ungkap Brégier.

Guillaume Faury yang saat ini menjabat CEO Airbus Helicopters akan meneruskan peran Brégier sebagai President Airbus Commercial Aircraft.

“Saya merasa terhormat karena telah dipercaya menangani posisi baru ini dan saya siap memimpin bisnis pesawat komersial Airbus,” kata Faury.

Soal Faury, Enders berpendapat, selama masa jabatannya di bisnis helikopter, sosok itu telah mendemonstrasikan pengalaman terkait praktik bisnis dan industri yang luas dengan pemikiran internasional serta fokus yang jelas.

Adapun penerus Faury akan diputuskan dan diumumkan dalam beberapa minggu mendatang.”

Selama 2018, dewan direksi akan mencari kandidat untuk posisi CEO, baik dari dalam maupun luar perusahaan. Dewan direksi juga berencana mengumumkan penerus Tom Enders pada waktu yang tepat agar dapat disahkan dalam rapat umum tahunan 2019.

Denis Rangue, Chairman of the Board of Airbus, menyatakan dewan direksi bertanggung jawab memastikan perencanaan suksesi yang lancar dan pengembangan kandidat pemimpin perusahaan secara berkelanjutan.

Dewan direksi yakin telah mengambil langkah tepat untuk memastikan stabilitas Airbus dalam jangka panjang dan kesuksesan di masa mendatang.

"Kami mendukung Tom Enders dalam usahanya memimpin Airbus melewati masa transisi antar generasi ini,” kata Rangue.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
airbus

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top