Gunung Agung Meletus, Citilink Batalkan Penerbangan ke Lombok

Bisnis.com, JAKARTA -- Maskapai berbiaya hemat Citilink Indonesia membatalkan satu penerbangan rute Surabaya - Lombok dan sebaliknya menyusul perkembangan terkini aktifitas vulkanik Gunung Agung Bali sejak Sabtu (26/11/2017).
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 27 November 2017 09:29 WIB
Pesawat Citilink bersiap lepas landas dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Selasa (5/9). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA -- Maskapai berbiaya hemat Citilink Indonesia membatalkan satu penerbangan rute Surabaya - Lombok dan sebaliknya menyusul perkembangan terkini aktifitas vulkanik Gunung Agung Bali sejak Sabtu (26/11/2017).

Vice Presiden Corporate Communication Citilink Indonesia Benny S. Butarbutar mengatakan bahwamanajemen Citilink Indonesia memutuskan untuk membatalkan penerbangan Surabaya-Lombok demi keselamatan dan keamanan penerbangan. Selain itu, Benny memohon pengertian dan kerjasama para penumpang pada kedua penerbangan QG 660 dan QG 661, mengingat pembatalan ini disebabkan oleh faktor alam.

"Bagi para penumpang yang penerbangannya dibatalkan akibat dampak erupsi Gunung Agung dapat melakukan refund sebesar 90 persen sesuai dengan PM 89 dan reschedule dengan menghubungi call center Citilink Indonesia di nomor telepon 08041080808," kata Benny melalui siaran pers yang diterima Bisnis, Senin pagi (27/11).

Benny menjelaskan lebih lanjut bahwa manajemen Citilink Indonesia terus melakukan kordinasi erat terkait perkembangan yang berkembang di lapangan dengan mempertimbangkan laporan dari berbagai instansi terkait.

"Citilink Indonesia terus memonitor perkembangan laporan dari VAAC Darwin, Himawari Jepang, Weather Nipon Inc Jepang, BMKG serta laporan pilot yang melintasi jalur udara sekitar Gunung Agung," lanjut Benny.

Dia memastikan bahwa Citilink Indonesia akan terus memonitor setiap enam jam untuk perkembangan terkini dari lapangan. Benny mengakui Citilink Indonesia akan menunggu sampai jam tujuh malam dan berharap ada perubahan situasi. “Sehingga penerbangan dapat dilanjutkan secara normal kembali keesokan harinya," sambungnya.

Sebelumnya Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan juga mengumumkan penutupan Bandara Lombok Praya sejak Minggu (26/11), pukul 16.15 waktu setempat hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Hingga saat ini, manajemen Citilink Indonesia terus melakukan kordinasi baik secara internal maupun dengan instansi terkait untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan dengan memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gunung agung

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top