Gunung Agung Semburkan Abu, Bandara Ngurah Rai Normal

PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengatakan operasional di bandara itu masih normal meski Gunung Agung menyemburkan abu tebal.
Newswire | 21 November 2017 20:14 WIB
Kepadatan penumpang di Bandara Ngurah Rai di Bali - Antara/Nyoman Budhiana

Bisnis.com, DENPASAR - PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengatakan operasional di bandara itu masih normal meskipun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan Gunung Agung menyemburkan abu tebal berketinggian 700 meter.

"Aktivitas penerbangan masih berjalan dan tidak ada gangguan untuk sementara," kata Kepala Hubungan Masyarakat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim di Denpasar, Selasa (21/11/2017).

Menurut Arie, hingga pukul 20.00 Wita, penerbangan di bandara itu masih sesuai jadwal dan belum ada pembatalan, penundaan atau pengalihan penerbangan. "Pemantauan visual melalui laporan pilot masih tetap dijalankan."

Arah angin saat ini, lanjutnya, berdasarkan informasi dari BMKG juga tidak menuju bandara karena bertiup timur-tenggara.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sebelumnya menyebutkan Gunung Agung meletus dengan menyemburkan abu berwarna kelabu pada ketinggian sekitar 700 meter di atas puncak sekitar pukul 17.05 Wita.

Abu letusan menyembur saat status gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut itu berada dalam status siaga atau level III.

PVMBG telah memetakan Zona Perkiraan Bahaya yakni dalam area kawah gunung dan di seluruh area di dalam radius enam kilometer dari kawah puncak dan ditambah perluasan sektoral ke arah utara-timurlaut dan tenggara-selatan- baratdaya sejauh 7,5 kilometer.

Untuk itu PVMBG meminta warga untuk tidak beraktivitas di zona tersebut mengantisipasi perkembangan gunung api itu.

Zona Perkiraan Bahaya tersebut bersifat dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan terbaru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bandara ngurah rai, gunung agung

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top