Kemenperin Rombak Pejabat

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melantik pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama serta auditor di lingkungan Kementerian Perindustrian dalam rangka peningkatan kinerja.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 21 November 2017 14:25 WIB
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA—Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melantik pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama serta auditor di lingkungan Kementerian Perindustrian dalam rangka peningkatan kinerja.

Airlangga mengatakan pelantikan ini bertujuan untuk merotasi jajaran pejabat di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) agar lebih sesuai dengan kompetensi. Selain itu, langkah pelantikan jabatan pimpinan tinggi pratama dan auditor ahli utama ini memiliki tujuan mempercepat pelaksanaan tugas-tugas prioritas Kemenperin baik di bidang operasional maupun bidang pengawasan.

Menurutnya, pemilihan pejabat dilakukan melalui mekanisme panitia seleksi dengan memperhatikan kesesuaian kompetensi dan penilaian kinerja para pejabat di Kemenperin. Hal ini sudah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan pelaksanaan pengisian jabatan ini telah mendapat persetujuan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

"Tahun 2018 adalah tahun yang sangat penting karena itu kami perlu mempercepat target-targetan pemerintah yang telah dicanangkan agar dapat kami capai pada 2019," kata Airlangga dalam acara pelantikan di Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Hal yang perlu dikembangkan di antaranya adalah teknologi digital untuk penerapan industry 4.0 di berbagai area. Selain itu program lainnya, yakni mobil pedesaan e-smart industri kecil dan menengah yang terintegrasi dengan marketplace, pembangunan kawasan industri khususnya di luar Pulau Jawa, dan pendidikan vokasi yang link and match dengan industri.

 "Saya berharap pejabat di lingkungan Kemenperin dapat berperan aktif untuk segera merealisasikan langkah percepatan serta evaluasi guna tercapai sasaran pembangunan industri nasional," imbuhnya.

Beberapa pejabat yang dilantik dan terkena rotasi, yakni I Gusti Putu Suryawirawan kini menjabat menjadi Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional dari sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE).

Adapun, Harjanto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional kini dilantik sebagai  Direktur Jenderal ILMATE.

Selain itu, Imam Haryono yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri kini dilantik dengan posisi baru, yakni Staf Ahli Bidang Peningkatan Produk Dalam Negeri. Sedangkan Soerjono saat ini dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Penguatan Struktur Industri, sebelumnya menjabat Inspektur Jenderal Kemenperin.

Sementara itu, Fridy Juwono kini dilantik sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA). Liliek Widodo dilantik menjadi Sekretaris Inspektorat Jenderal. Dadi Marhadi dan R. Janu Suryanto masing-masing menjadi Inspektur I dan Inspektur IV. Adapun Supriadi kini dilantik menjadi Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Agro.

"Saya yakin para pejabat yang dilantik ini mampu membangun kerja sama dengan berbagai kementerian, lembaga, perguruan tinggi, dan industri untuk meningkatkan daya saing produk nasional," ungkapnya.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2015–2019, pembangunan industri diarahkan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ekonomi daerah.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenperin

Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top