Jasa Marga Bidik Rp450 Miliar dari 2 Perumahan

PT Jasa Marga Tbk. melalui anak usahanya PT Jasamarga Properti menargetkan prapenjualan dari dua proyek perumahan Royal Pandaan Residence di Pandaan dan Spring Residence di Sidoarjo, Jawa Timur sebesar Rp450 miliar hingga akhir tahun ini.
Ipak Ayu H Nurcaya | 19 November 2017 13:10 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – PT Jasa Marga Tbk. melalui anak usahanya PT Jasamarga Properti menargetkan prapenjualan dari dua proyek perumahan Royal Pandaan Residence di Pandaan dan Spring Residence di Sidoarjo, Jawa Timur sebesar Rp450 miliar hingga akhir tahun ini.

Marketing Manager PT Jasa Marga Tbk. Marlina Ririn mengatakan Royal Pandaan Residence merupakan proyek menawarkan konsep hunian eksklusif dengan nuansa resort denga total 340 unit. Perusahaan melepas tiap unit dengan harga mulai dari Rp600 jutaan untuk tipe mulai dari 60/72.

Untuk membangun Royal Pandaan ini Jasamarga akan merogoh investasi Rp228 miliar.

Adapun Spring Residence akan berdiri di atas lahan 7 hektare dengan investasi Rp147 miliar. Proyek ini menawarkan rumah dengan tipe mulai dari 36/90 yang dibanderol mulai dari Rp280 jutaan setinggi 2 lantai.

Kedua proyek di atas akan mulai dibangun pada kuartal I/2018 mendatang dengan target serah terima pada kuartal IV/2018.

"Dari dua proyek itu kami mengharapkan nilai penjualan Rp450 miliar. Saat ini kami juga pasarkan lewat gelaran Surabaya Expo dengan target transaksi di sana Rp50 miliar," katanya, Jumat (19/11/2017).

Marlina menambahkan untuk Royal Pandaan lokasinya berada akan berda di jalur Surabaya-Malang, didukung akses langsung dari pintu keluar Tol Pandaan. Perusahaan juga akan melengkapi dengan sejumlah fasilitas taman air, hotel, dan area komersil lainnya.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Teknik PT Jasa Marga Properti Denny Abdurachman pernah mengatakan selain melakukan pengembangan properti di sekitar ruas tol, perusahaan juga memiliki hak pengelolaan rest area di sembilan lokasi ruas tol.

Adapun 9 lokasi rest area baru yang sedang dalam tahap pengembangan dan pembangunan yaitu 6 lokasi ada di Jalan Tol Solo-Ngawi, 2 lokasi ada di Jalan Tol Ngawi-Kertosono dan 1 lokasi di Jalan Tol Surabaya Mojokerto.

Pada akhir tahun ini pun pihaknya menargetkan seluruh rest area selesai pembangunan tahap pertama yakni fasilitas umum. Menurut Denny hingga September 2017 lalu perusahaan sudah berhasil meraup pendapatan berulang dari pengelolaan rest area senilai Rp145,26 miliar.

Jasamarga Properti juga bakal mendulang pendapat berulang dari sewa tenan di area komersil rest area. Setiap ruang komersial disewakan dengan harga Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per meternya.

Sementara anggaran pengembangan setiap rest area baru ini pun berkisar Rp40 miliar sampai Rp60 miliar. Selama ini ungkapnya pengembangan baru dilakukan Jasa Marga Properti dengan anak usaha JSMR lainnya dengan rata-rata margin keuntungan 3% - 5%.

Dalam rencana jangka panjang, perusahaan telah menyusun rencana induk pengembangan dan perluasan atas dua area peristirahatan yang telah ada di tol Purbaleunyi 88 a dan 88 b. Perluasan perlu dilakukan karena pengembangan baru dilakukan di atas lahan sekitar 7 hektare. Padahal dari potensi lahan yang dimiliki mampu dimaksimalkan mencapai seluas 80 hektare. Selain itu juga rest area jalan tol Palimanan—Kanci di km 202 yang baru dikembangkan di atas lahan 5 hektare.

"Untuk tahun ini dan tahun depan kami juga telah menyiapkan dana senilai Rp860,6 miliar sebagai belanja modal," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jasa marga

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top