Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Australia Desak Indonesia Finalisasi CEPA Akhir 2017

Presiden Joko Widodo diminta untuk segera mempercepat penyelesian Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) Indonesia--Australia.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 11 November 2017  |  23:45 WIB
Australia Desak Indonesia Finalisasi CEPA Akhir 2017
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (kiri) bersama Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertanian dan Sumber Daya Air Australia Barnaby Joyce, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama perencanaan pembangunan dalam bidang Sumber Daya Air dan Pertanian, di Perth, Australia, Jumat waktu setempat (22/9). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo diminta untuk segera mempercepat penyelesian Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) Indonesia--Australia.

Laman Sekretariat Kabinet melaporkan, Perdanaa Menteri Australia Turnbull berharap perundingan tersebut bisa selesai akhir 2017.

"Sekarang ini sudah pertemuan yang ke-10, dan harapannya adalah pertemuan terakhir di Jakarta ini semuanya bisa difinalisasikan," kata Pramono dalam keterangan resmi, Sabtu (11/11/2017).
Australia merupakan salah satu mitra dagang strategis Indonesia. Kementerian Perdagangan mencatat total perdagangan Indonesia dengan Australia pada 2016 senilai US$8,45 miliar.

Ekspor Indonesia tercatat senilai US$3,19 miliar dan nilai impor tercatat US$5,26 miliar. Komoditas nonmigas masih menjadi andalan kedua negara dengan total perdagangan senilai US$7,18 miliar sepanjang tahun lalu, sedangkan migas hanya US$1,27 miliar.

Seperti diketahui, peluncuran perundingan tersebut dilakukan pada 2 November 2010. Proses sempat terhenti pada 2011—2015 sehingga dilakukan reaktivasi pada Maret 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cepa
Editor : Fajar Sidik
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top