Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Bakal Atur Peredaran Ponsel Lewat IMEI Kontrol

Pemerintah tengah menyusun regulasi tentang International Mobile Equipment Identity (IMEI) kontrol untuk memerangi pasar gelap peredaran ponsel di dalam negeri.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 30 Oktober 2017  |  17:32 WIB
Ilustrasi - .Bisnis/Dwi Prasetya
Ilustrasi - .Bisnis/Dwi Prasetya

Bisnis.com,JAKARTA — Pemerintah tengah menyusun regulasi tentang International Mobile Equipment Identity (IMEI) kontrol untuk memerangi pasar gelap peredaran ponsel di dalam negeri.

Direktur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Kementerian Perdagangan Wahyu Hidayat mengungkapkan saat ini Indonesia menjadi target pasar dari berbagai negara produsen perangkat seluler. Hal tersebut membuat potensi masuknya barang ilegal atau yang berasal dari pasar gelap semakin meningkat.

“IMEI sangat penting karena membawa informasi tentang ponsel yang bersangkutan seperti pabrik, model ponsel dan sebagainya,” ujarnya di ITC Roxy Mas, Jakarta, Senin (30/10/2017).

Pengimplementasian regulasi IMEI kontrol, sambungnya, hanya memperbolehkan perangkat ponsel yang memiliki IMEI terdaftar mengakses jaringan seluler di wilayah Indonesia. Dia juga mengatakan bakal meningkatkan pengawasan produk yang beredar di pasaran.

Wahyu menyebut beberapa poin yang diawasi dalam peredaran ponsel antara lain pencantuman label dalam bahasa Indonesia pada barang, kelengkapan petunjuk manual penggunaan dan kartu garansi dalam bahasa Indonesia bagi produk telematika dan elektronika, serta pencantuman IMEI.

“Masuknya perangkat ilegal di pasar gelap yang justru menghambat industri dalam negeri dan merugikan konsumen,” paparnya.

Dia menambahkan regulasi tersebut dapat meningkatkan produksi dan penggunaan produk di dalam negeri. Di sisi lain, langkah tersebut diyakini dapat mencegah distorsi pasar dari perederan produk impor yang tidak sesuai ketentuan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gadget handphone
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top