Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PERTUMBUHAN EKONOMI Kuartal II Tergantung Belanja Pemerintah

Bisnis.com, JAKARTA Pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga tahun ini akan dipengaruhi oleh kebijakan fiskal pemerintah dalam mempercepat penyerapan belanja modal yang sebelumnya dinilai belum maksimal.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 19 September 2017  |  19:09 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga tahun ini akan dipengaruhi oleh kebijakan fiskal pemerintah dalam mempercepat penyerapan belanja modal yang sebelumnya dinilai belum maksimal.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira memperkirakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga akan mencapai 5,1% didorong oleh shifting pembayaran gaji ke-13 pegawai negeri ke kuartal ketiga. Dengan demikian, kontribusi konsumsi pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi bisa mencapai di atas 3% pada kuartal ketiga ini.

"[Namun] concern saya belanja modal. Kalau belanja pegawai sudah pasti tinggi," kata Bhima, Selasa (19/9/2017).

Menurutnya, belanja modal pemerintah masih cukup rendah. Penyerapan belanja modal yang hingga Agustus 2017 baru mencapai Rp75 triliun. Padahal, serapan tersebut baru mencapai 36,37% dari target dalam APBNP 2017 sebesar Rp206,2 triliun.

Dia menambahkan, jika sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) masih tinggi berarti ada belanja yang masih tertahan. Salah satunya, belanja modal yang erat kaitannya dengan pembangunan infrastruktur. "Kalau tertahan, multiplier effect terhadap sektor konstruksi, termasuk penyerapan tenaga kerja di sektor konstruksi, bisa menurun. Seperti kejadian 2016 lalu," jelas Bhima.

Untuk itu, belanja modal akan menjadi salah satu harapan pertumbuhan ekonomi pada sisa dua kuartal ini karena pemerintah tidak bisa mengandalkan belanja barang yang sudah lebih dahulu terkena kebijakan self-blocking sekitar Rp16 triliun.

"Kemungkinan akan ada lagi penghematan alamiah untuk belanja barang, jadi yang bisa ditekan lagi belanja modal," tegas Bhima.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top