Filosofi Rendang Memikat Forum Gastronomi Dunia

Kuliner rendang mendapatkan sambutan hangat dari forum dunia tentang Pariwisata Gastronomi (World Forum on Tourism Gastronomy).
Amanda Kusumawardhani | 15 Mei 2017 07:25 WIB
Rendang. - .Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA- Kuliner rendang mendapatkan sambutan hangat dari forum dunia tentang Pariwisata Gastronomi (World Forum on Tourism Gastronomy).

Forum yang digelar pada 7-9 Mei 2017 di San Sebastian, Madrid ini berupaya menggali potensi wisata kuliner untuk mendongkrak kunjungan wisatawan di dunia.

Konsep gastronomi Indonesia yang disebut dengan Triangle Concept mengusung filosofi gastronomi berporos pada 3 tungku segitiga yaitu makanan (food), budaya (culture) dan sejarah (history).

"Para peserta sangat tertarik dengan filosofi tersebut yang sesuai dengan konsep gastronomi dan keberlanjutan. Para peserta memberikan aplaus ketika digambarkan tentang filosofi menu rendang yang telah dinyatakan oleh CNN sebagai salah satu makanan daging terlezat di dunia," kata Vita Datau, Ketua Akademi Gastronomi Indonesia (AGI), mengutip keterangan resminya.

Sebagaimana diketahui, rendang memenuhi kriteria gastronomi karena di dalamnya terdapat proses pembuatan yang dinamakan marandang, dan filosofi dari setiap unsurnya seperti daging mencerminkan kesejahteraan, rempah-rempah sebagai peningkatan, santan kelapa untuk integrator dan cabai merah untuk pelajaran baik.

Untuk mendukung pariwisata gastronomi tersebut, Kemenpar juga telah mendorong munculnya operator perjalanan yang fokus pada destinasi kiliner, seperti di Jogja yang menampilkan Royal Dining Tour.

Kemenpar telah menetapkan 5 destinasi gastronomi yaitu, Ubud, Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Bandung.

Pada tahap awal, pemerintah berencana mengembangkan Ubud sebagai proyek percontohan gastronomi di Indonesia.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rendang

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top