Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BRI-Kemenkop Sosialisasi Izin Usaha Mikro Kecil

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dan Bank Rakyat Indonesia melakukan road show ke sejumlah kota untuk sosialisasi dan sinkronisasi terkait Izin Usaha Mikro Kecil atau IUMK, yang diawali dari Pontianak, Rabu (5/4/2017).
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 07 April 2017  |  22:29 WIB
Ilustrasi aktivitas pelayanan Bank BRI - Antara/A. Jarot Nugroho
Ilustrasi aktivitas pelayanan Bank BRI - Antara/A. Jarot Nugroho

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dan Bank Rakyat Indonesia melakukan road show ke sejumlah kota untuk sosialisasi dan sinkronisasi  terkait Izin Usaha Mikro Kecil atau IUMK, yang diawali dari Pontianak, Rabu (5/4/2017).

Dalam rilis yang diterima Jumat, kegiatan yang dikemas dalam gathering di Pontianak ini,  dilakukan antara lain karena data naskah IUMK yang diterbitkan camat yang telah diberikan kewenangan oleh Bupati/Walikota di 286 Kabupaten/Kota tidak sebanding dengan kartu IUMK yang diterbitkan BRI.

Data Kemenkop dan UKM per 5 April 2017 menunjukkan, naskah IUMK yang sudah diterbitkan para Camat sejauh ini sudah mencapai 219.173  sedangkan kartu IUMK yang diterbitkan BRI baru 19.013 kartu.

Gathering itu dihadiri pihak terkait yaitu BRI, dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM, Camat, Assosiasi UMKM dan Pelaku Usaha itu sendiri.

"Tujuannya sosialisasi IUMK, terutama terkait dengan kartu IUMK Bank BRI kepada para Pelaku Usaha Mikro Kecil (PUMK-red)," jelas Ir Karimuddin MM, Asisten Deputi Perlindungan Usaha yang mewakili Deputi Bidang Restrukrurisasi Usaha Kemenkop dan UKM.

Setelah Pontianak, gathering IUMK akan dilanjutkan Aceh, Jawa Tengah, Batam dan kabupaten/kota lainnya.

Karimuddin menjelaskan, IUMK lahir dari Peraturan Presiden No.98 tahun 2014, yang dilanjutkan MoU tiga Menteri, yaitu Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, serta Kemenkop dan UKM.

BRI menjadi satu-satunya bank yang telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha dan Asipindo untuk pembinaan pemberian IUMK.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka BRI mengeluarkan kartu IUMK. "Kartu ini, digratiskan kepada pelaku UMK. Melalui  Naskah IUMK dan Kartu IUMK dari BRI ini bisa memonitor, by name, by Address dan perkembangan usaha pelaku UMK. Mereka pun mendapat akses pembiayaan dari perbankan lebih mudah. Pelaku usaha mikro dapat kartu berwarna kuning, untuk usaha kecil warna biru,” katanya.

Marsianus SY, Kadis Koperasi UMKM Kalbar menambahkan, gathering yang digelar sangat baik. “Acung jempol untuk BRI yang selalu mengawal dan peduli dengan UMKM. Inovasi Kartu IUMK harus berdampak luas. Pelaku usaha dapat kartu dari BRI, bisa akses permodalan ke BRI,” ujarnya.

Namun ia menyayangkan, baru tujuh kabupaten/kota di Kalbar yang menerapkan IUMK bagi pelaku UMK. Paling banyak di Kota Pontianak yang ikut IUMK, terdata 5.000-an pelaku UMK.

Padahal, IUMK sangat menguntungkan pelaku usaha mikro dan kecil. “Harus ikut IUMK agar bisa berkembang. Harusnya IUMK bisa untuk semua jenis usaha,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian koperasi dan ukm
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top