Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelaku Usaha Mikro Desak Adanya Alternatif Akses Pembiayaan

Pelaku usaha mikro berharap adanya model pembiayaan baru selain kredit usaha rakyat (KUR).
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 31 Maret 2017  |  23:10 WIB
Pekerja menyelesaikan pembuatan sepatu berbahan kulit, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/3). - Antara/Moch Asim
Pekerja menyelesaikan pembuatan sepatu berbahan kulit, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/3). - Antara/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA - Pelaku usaha mikro berharap adanya model pembiayaan baru selain kredit usaha rakyat (KUR).

Ketua Umum Asosiasi UMKM (Akumindo) M Ikhsan Ingratubun mengungkapkan saat ini masih banyak pelaku usaha mikro yang kesulitan dalam mengakses modal ke perbankan.

“KUR tetap ada, tetapi harus ada kebijakan yang baru untuk pembiayaan pelaku usaha mikro,” jelas Ikhsan kepada Bisnis.com, Jumat (31/3).

Dia mengatakan selain adanya model pembiayaan baru bagi usaha mikro, dia berharap ada lembaga negara khusus yang menangani bidang usaha tersebut. Pasalnya dia menilai saat ini nomenklatur kementerian koperasi dan UKM belum menyentuh sektor mikro.

“Nomenklatur kementerian tersebut untuk pelaku usaha kecil dan menengah. Saya berharap ada bidang khusus untuk mikro dan diisi oleh pemimpin dari kalangan anak muda,” imbuh dia.

Secara terpisah, Wakil Ketua Umum Kadin bidang usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Koperasi, dan Ekonomi Kreatif Erik Hidayat menegaskan saat ini diperlukan dua hal guna meningkatkan kualitas UMKM di Tanah Air.

“Untuk meningkatkan kualitas UMKM diperlukan akses permodalan dan juga peningkatan kualitas SDM atau mutu pendidikan,” jelas Erik.

Dia menilai saat ini dalam membangun bisnisnya, para pelaku UMKM tak hanya mendapatkan tantangan dari dalam negeri. Menurutnya, persaingan tersebut kini lebih bersifat global.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm usaha mikro
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top