KAI Tambah Lima Relasi KA Barang Tahun Ini

PT Kereta Api Indonesia berencana menambah lima relasi baru kereta api barang peti kemas dari daerah operasi 1 Jakarta pada tahun ini. Hal itu bertujuan untuk mendongkrak penggunaan kereta api barang di Pulau Jawa.
Yudi Supriyanto | 23 Maret 2017 17:49 WIB
Ilustrasi - Istimewa

Bisnisi.com, JAKARTA—PT Kereta Api Indonesia berencana menambah lima relasi baru kereta api barang peti kemas dari daerah operasi 1 Jakarta pada tahun ini. Hal itu bertujuan untuk mendongkrak penggunaan kereta api barang di Pulau Jawa.

Senior Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta Suprapto mengungkapkan, rute-rute kereta api (KA) peti kemas yang akan diadakan tersebut antara lain KA peti kemas relasi Cilegon – Cikarang – Surabaya.

KA tersebut, ungkapnya, memiliki stamformasi 30 gerbong datar (GD) atau setara 60 Twenty-Foot Equivalent Units (TEUs) dengan keberangkatan 1 rangkaian kereta api setiap dua hari.

Dia melanjutkan, perusahaan juga akan mengadakan KA peti kemas relasi Cilegon – Cikarang – Bandung dengan stamformasi 15 gerbong datar atau setara 30 TEUs. KAI akan memberangkatkan 1 kereta api tesebut setiap dua hari.

Dari Cilegon, perusahaan juga berencana mengadakan KA peti kemas relasi Cilegon – Priok dengan frekuensi 1 KA setiap dua hari. Nantinya, KA tersebut memiliki stamformasi 20 GD dengan kapasitas 800 ton atau 40 TEUs.

Sementara dari Tanjung Priok, Jakarta, KAI akan mengadakan KA peti kemas relasi Priok – Ronggowarsito, Semarang dengan frekuensi 1 KA setiap dua hari. KA tersebut memiliki stamformasi 30 GD dengan kapasitas 1.200 ton atau sekitar 60 TEUs.

Relasi lainnya yang akan diadakan adalah kereta api pupuk relasi Dawuan – Gresik dengan kapasitas 1.200 ton atau sekitar 30 gerbong datar. Perusahaan akan mengoperasikan satu rangkaian kereta api pupuk tersebut per dua hari.

“Transportasi kereta api bisa bangkit, sehingga bisa memberikan kontribusi lebih nyata bagi mobilisasi barang di wilayah Pulau Jawa,” kata Suprapto, Kamis (23/3/2017).

Pengadaan beberapa relasi kereta api barang tersebut diharapkan dapat membuat para pemilik barang beralih dari angkutan barang berbasis jalan raya, truk. Dengan begitu, angka kemacetan dapat berkurang.

Saat ini, KAI sedang melakukan penjajakan dengan beberapa calon konsumen agar mau menggunakan kereta api barang.

“Kita berharap mereka bisa diajak kerja sama dalam pengembangan ini,” katanya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
transportasi

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top