Ditabrak mobil, Pesawat Wings Air Terpaksa Grounded

Satu pesawat milik Wings Air terpaksa tidak terbang atau grounded hingga saat ini akibat ditabrak kendaraan operasional PT Angkasa Pura I, ketika tengah parkir di apron Bandara Juanda Surabaya.
Ringkang Gumiwang | 16 Maret 2017 17:25 WIB
Wings Air - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Satu pesawat milik Wings Air terpaksa tidak terbang atau grounded hingga saat ini akibat ditabrak kendaraan operasional PT Angkasa Pura I, ketika tengah parkir di apron Bandara Juanda Surabaya.

Israwadi, Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura I, mengatakan insiden mobil yang menyenggol badan pesawat itu terjadi pada Selasa (14/03) pukul 15.42 WIB. Hingga saat ini, insiden itu masih diselidiki.

“Ini masih diinvestigasi. Janji teman-teman di cabang itu, Senin depan sudah keluar hasilnya, apakah ada kelalaian dari karyawan kami, atau tidak. Tentu, kalau terbukti lalai, pasti ada tindak disiplin,” katanya di Jakarta, Kamis (16/03).

Israwadi menjelaskan kronologis kejadian itu terjadi ketika salah seorang karyawan Angkasa Pura I yang bekerja di unit elektronik bandara tengah memarkirkan kendaraan operasional di dekat gedung Airport Operation Building (AOB).

Namun, entah bagaimana, mobil tersebut tiba-tiba mundur sendiri dan menabrak pesawat Wings Air yang tengah parkir di parking stand 27. Akibatnya, badan pesawat yang dekat roda mengalami penyok.

“Kemarin sudah dibuat berita acaranya terkait insiden itu, dan karyawan yang bersangkutan mengaku bahwa dirinya sudah rem tangan. Tapi kan ini tetap harus dilakukan investigasi,” tuturnya.

Israwadi menyayangkan adanya insiden itu. Menurutnya, perseroan siap menindaklanjuti klaim dari Wings Air. Meski begitu, Wings Air sampai saat ini masih menyampaikan apapun kepada Angkasa Pura I.

Public Relations Manager Lion Air Group Andy M. Saladin menuturkan bahwa sampai saat ini pesawat Wings Air yang penyok ditabrak kendaraan operasional pengelola Bandara Juanda masih belum boleh terbang.

“Demi keselamatan penerbangan, pesawat Wings Air yang bersangkutan tersebut belum bisa terbang karena harus dilakukan pengecekan lebih lanjut. Kalau untuk klaim, kami masih belum sampaikan karena masih ditindaklanjuti,” ujarnya.

Andy menambahkan bahwa dampak dari insiden tersebut, jadwal penerbangan Wings Air pada hari itu sempat mengalami keterlambatan atau delay. Namun demikian, operasional sudah kembali lancar karena ada pesawat pengganti.

Untuk diketahui, Wings Air merupakan maskapai yang tergabung dalam Lion Air Group. Maskapai tersebut juga menjadi feeder bagi maskapai Lion Air Group lainnya, yakin Lion Air dan Batik Air.

Saat ini, Wings Air mengoperasikan pesawat baling-baling dengan tipe ATR 72-500/600. Total armada maskapai kini telah mencapai 52 unit dengan frekuensi terbang mencapai 293 penerbangan per hari.

Tag : wings air
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top