Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2016, Airbus Capai Target 731 Pemesanan

Pada 2016, Airbus mencapai pengiriman pesawat komersial meningkat selama 14 tahun berturut-turut, berkat tercatatkannya rekor baru perusahaan dengan 688 pengiriman pesawat ke 82 pelanggan pada akhir tahun 2016.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 15 Januari 2017  |  14:50 WIB
2016, Airbus Capai Target 731 Pemesanan
Airbus. - REUTERS
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Pada 2016, Airbus mencapai pengiriman pesawat komersial meningkat selama 14 tahun berturut-turut, berkat tercatatkannya rekor baru perusahaan dengan 688 pengiriman pesawat ke 82 pelanggan pada akhir tahun 2016.

President of Airbus Commercial Aircraft dan Airbus Chief Operating Officer Fabrice Brégier mengatakan jumlah pengiriman pesawat komersial Airbus 2016 lebih tinggi 8% dari rekor yang dicetak pada tahun 2015, yakni 635 unit.

“Kami berhasil mencapai target di tengah kondisi yang penuh tantangan, dan hal ini membuktikan kesiapan kami untuk meningkatkan kapasitas di masa mendatang. Saya salut akan seluruh tim kami atas prestasi yang luar biasa ini,” paparnya melalui siaran pers yang diterima Bisnis, Minggu (15/1).

Angka pengiriman tersebut meliputi 545 keluarga pesawat lorong tunggal A320, di mana 68 di antaranya merupakan A320neo, 66 pesawat A330, 49 pesawat A350 XWB dan 28 pesawat A380.

Lebih dari 40% pengiriman pesawat lorong tunggal merupakan model A321 yang berukuran lebih besar.

Airbus memperoleh 731 pesanan net dari 51 pelanggan, termasuk delapan pelanggan baru. Total pesanan ini meliputi 607 pesawat lorong tunggal dan 124 pesawat berbadan lebar.

Pada akhir 2016, backlog keseluruhan Airbus berada pada angka 6.874 pesawat, yang mencapai nilai US$1.018 miliar berdasarkan harga katalog.

Fabrice Brégier mengatakan kinerja operasional perusahaan yang kuat, ditunjang oleh pasar yang besar dan memiliki ketertarikan tinggi untuk memesan maupun menerima pengiriman pesawat dalam berbagai ukuran, merupakan landasan yang kuat.

"Ini bagi langkah kami ke depan yaitu meningkatkan pengiriman, memanfaatkan potensi digital dan memperluas portofolio layanan kami secara global,” lanjutnya.

Adapun beberapa pencapaian penting Airbus di tahun 2016 yakni pengiriman pesawat ke-10.000 Airbus, yang merupakan sebuah pesawat A350 XWB, serta keberhasilan penerbangan perdana A350-1000, anggota keluarga A350 XWB yang berukuran paling besar.

Airbus pun telah memulai pengiriman A320neo dengan kedua varian mesin barunya, yang juga telah menjadi pesawat lorong tunggal terlaris di dunia.

Di samping itu, pesawat A321neo yang ditenagai oleh mesin Pratt & Whitney telah sukses disertifikasi, dan pesawat pertama Airbus yang dirakit di Amerika Serikat, yakni sebuah pesawat A321, telah dikirimkan dari Mobile, Alabama.

Pencapaian lain mulai dioperasikannya pesawat A330 regional pertama serta dimulainya pembangunan A330 Completion and Delivery Centre di Tiongkok, sementara unit A330neo pertama mulai dirakit di Fasilitas Perakitan Akhir.

Produk kabin ‘Airspace by Airbus’ pun resmi diluncurkan untuk pesawat A330neo dan A350 XWB sebagai standar baru pengalaman penumpang.

Airbus meluncurkan situs daring ‘Ifly A380’ yang memungkinkan penumpang untuk membedakan serta memesan penerbangan A380 pilihannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

airbus
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top