Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Chevron Ajukan Perpanjangan Kontrak Blok Rokan

Chevron mengajukan perpanjangan kontrak atas Blok Rokan yang akan berakhir pada 2021.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 28 Oktober 2016  |  15:57 WIB
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Chevron mengajukan perpanjangan kontrak atas Blok Rokan yang akan berakhir pada 2021.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, pihaknya masih memproses pengajuan proposal perpanjangan kontrak dari blok yang berada di Riau itu.

Seperti diketahui, Blok Rokan ditandatangani pada 1971. Pada blok tersebut dua lapangan terbesar penyuplai produksi nasional yakni Duri dan Minas.

"Sedang diproses. 2021 ya [habisnya]," ujarnya di Jakarta, Jumat (28/10/2016).

Menurutnya, hingga saat ini masih dilakukan kajian terkait usulan perpanjangan kontrak tersebut. Pastinya, dia menyebut kasus pengelolaan Blok Mahakam yang habis kontrak pada 2018 akan menjadi salah satu pertimbangannya. 

Adapun, Blok Mahakam pada kali kedua perpanjangan kontrak, pengelolaannya akan jatuh kepada PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan pelat merah di sektor minyak dan gas bumi. Namun, untuk kasus perpanjangan kontrak yang pertama perlu mempertimbangkan upaya penambahan dan upaya menjaga produksi. 

Mengacu pada Peraturan Pemerintah No.35/2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, jangka waktu kontrak kerja sama paling lama 30 tahun dengan batas waktu eksplorasi selama enam tahun. Sementara, terkait perpanjangan kontrak, masa kontrak bisa diperpanjang selama 20 tahun untuk setiap kali perpanjangan. 

"Lagi sedang kami kaji. Apakah kan banyak halnya yang mesti kami pertimbangkan case-nya Mahakam, Pertamina yakin bahwa mereka bisa mengelola Mahakam, kami juga yakin Pertamina bisa diberi kesempatan untuk mengelola," katanya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chevron
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top