Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuota Mudik Gratis Sepeda Motor dengan KA Tersisa 33,7%

Kuota mudik gratis sepeda motor hingga Senin, 6 Juni 2016 dengan kereta api masih tersisa 33,7% dari total keseluruhan.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 06 Juni 2016  |  19:31 WIB
Kuota Mudik Gratis Sepeda Motor dengan KA Tersisa 33,7%
Prajurit TNI AL membantu mengarahkan parkir sepeda motor pemudik arus balik yang akan menumpang kapal KRI Banda Aceh, di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jateng, Jumat (24/7). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kuota mudik gratis sepeda motor hingga Senin, 6 Juni 2016 dengan kereta api masih tersisa 33,7% dari total keseluruhan.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hemi Pamuraharjo menuturkan, hingga Senin, 6 Juni 2016 kuota mudik gratis sepeda motor dengan menggunakan kereta api masih tersisa 5.340 dari total kuota 15.834.

Dari sisa kuota mudik tersebut, tujuan Stasiun Cirebon Prujakan tersisa 36 sepeda motor, Tegal 229, Pekalongan 147, Semarang Tawang 473, Ngrombo 91, Cepu 137, Bojonegoro 60, Babat 86, Surabaya Pasar Turi 206, dan Purwekerto 185.

Sementara itu tujuan Stasiun Kroya kuota yang tersedia sebanyak 123 sepeda motor, Gombong 194, Kebumen 303, Kutoarjo 740, Lempuyungan 532, Klaten 418, Solojebres 788, Madiun 404, Kertosono 77, dan Stasiun Kediri tersisa 111 sepeda motor.

Sementara itu, untuk arus balik, tujuan lintas utara tersisa kuota 7 sepeda motor. Adapun tujuan lintas selatan I tersisa 5 sepeda motor. Kemudian, tujuan lintas selatan II hanya tersisa kuota satu sepeda motor.

Meskipun masih banyak kuota mudik gratis sepeda motor yang tersisa, “Total kuota tersebut mengalami kenaikan 59,9% dibandingkan 2015, yaitu sebesar 9.900 sepeda motor,” kata Hemi, Jakarta, Senin (6/6/2016).

Tidak jauh berbeda dengan menggunakan kereta api, tambahnya, kuota mudik gratis dengan bus juga masih tersisa banyak. Dia mengungkapkan masih tersisa kuota sebanyak 13.053 mudik gratis untuk penumpang dari total 24.000.

Adapun kuota yang tersisa untuk sepeda motornya mencapai 5.528 dari total kuota sebanyak 12.000 sepeda motor.

Menanggapi hal tersebut, Masyarakat Transportasi Indonesia menilai pemerintah harus mengevaluasi kebijakannya terkait dengan sepda motor mengingat masih banyaknya jumlah kuota mudik gratis hingga Senin, 6 Juni 2016.

Pengurus Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menuturkan, kebijakan-kebijakan terkait dengan sepeda motor yang pemerintah harus evaluasi antara lain besaran volume slinder, uang muka, dan penataan transportasi umum di daerah.

Dia mengungkapkan, besaran volume slinder sepeda motor yang ada sebaiknya di bawah 100 cc. Kemudian, dia menilai, pemerintah juga sebaiknya menghilangkan kebijakan uang muka murah dalam pembelian sepeda motor.

“Mudik gratis sudah ditentukan waktunya. Sementara pemudik mungkin belum bisa menentukan jadwal pulang,” kata Djoko.

Selain itu, dia menambahkan, pemerintah juga harus mendekatkan tempat pendaftaran mudik gratis sepeda motor ke wilayah-wilayah seperti kawasan industri atau perumahan buruh.

Kementerian perhubungan menyelenggarakan mudik gratis bagi pengguna sepeda motor pada masa angkutan lebaran tahun ini untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Tidak hanya itu, mudik gratis juga bertujuan menekan angka kecelakaan selama masa angkutan lebaran.

Data Kepolisian Republik Indonesia menunjukkan jumlah kecelakaan yang melibatkan sepeda motor mengalami penurunan sebesar 22% dari 3.888 kasus pada 2014 menjadi 3.049 pada 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemudik motor
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top