Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

ALFI : Biaya Logistik Belum Turun Signifikan

Ketua Umum Asoasiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Hanafi mengaku belum melihat ada penurunan yang signifikan terhadap biaya logistik terkait turunnya dwelling time.

Bisnis.com, JAKARTA--Ketua Umum Asoasiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Hanafi mengaku belum melihat ada penurunan yang signifikan terhadap biaya logistik terkait turunnya dwelling time.
 
"Bahkan ada kenaikkan biaya logistik  karena tidak semua barang masuk jalur hijau pastinya," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (2/6).

Selain itu, dia menilai proses pre-clearance dan custom clearance masih bayak hambatan akhirnya container harus pindah keluar pelabuhan tetapi proses belum selesai prosesnya. Terlebih lagi, dia menyampaikan beberapa kali sistem online dokumen impor juga mengalami kerusakan (down).

Kenyataannya, dia mengungkapkan ada perubahan perhitungan di operator pelabuhan-nya. "Pengertian kami dari sisi pelaku, dweling time itu turun kalau seluruh proses selesai sampai dengan post-clearance dan kalau pindahkan kontainer [ke lini dua] itu bukan," tegasnya.

Dalam masalah koordinasi antar K/L, ALFI sependapat dengan World Bank. Ketua ALFI mengatakan dirinya telah menyerahkan usulan pembentukan badan logistik yang terpisah dari K/L/

"ALFI sudah mengusulkan tapi belum diterima usulannya dan ini juga masalah kemauan dan komitmen kita semua Untuk merubah."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Hadijah Alaydrus
Editor : Rustam Agus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper