INAGREENTECH 2016: Gem Gelar Pameran Teknologi Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan

PT Gem Indonesia menggelar pameran Inamarine berdampingan dengan Inagreentech, pameran teknologi ramah lingkungan terbesar di Asia Tenggara yang menampilkan solar panel, lampu dan LED, teknologi pembangkit listik dan elektronik komponen
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 18 Mei 2016  |  13:19 WIB
INAGREENTECH 2016: Gem Gelar Pameran Teknologi Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan
Pembangkit listrik tenaga surya di atap gedung - zmescience.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Gem Indonesia menggelar pameran Inamarine berdampingan dengan Inagreentech, pameran teknologi ramah lingkungan terbesar di Asia Tenggara yang menampilkan solar panel, lampu dan LED, teknologi pembangkit listik dan elektronik komponen.

Direktur PT Gem Indonesia (Gemisen Group) mengatakan Inagreentech 2016 merupakan pameran yang keempat. Baki Lee menyebut pameran ini adalah bentuk dukungan terhadap pembangunan listrik tenaga surya nasional.

“Indonesia memiliki peluang bisnis di bidang pembangkit listrik tenaga surya yang sangat besar. Dan dalam hal pengembangan energi baru terbarukan, salah satu faktor yang layak dikembangkan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS,” kata Baki Lee di Hall A, PRJ Kemayoran, Rabu (18/5/2016).

Menurut Baki Lee, dengan demikian, Indonesia memiliki potensi energy surya sebesar 4,8 KwH.m2 setara dengan 112.999 GWp sepuluh kali lipat dari potensi Jerman dan Eropa.

Baki menyebut pembangunan pembangkit listrik yang ramah lingkungan menjadi penting untuk membantu mengurangi dampak perubahan iklim. Sebagai negara kepulauan, pesisir pantai Indonesia sangat rawan dengan naiknya permukaan laut sebagai dampak perubahan iklim. Hal ini berkaitan juga dengan kebutuhan listrik sebesar 1500-200MW.

Oleh sebab itu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan pemadaman listrik secara bergilir. Proyek listrik 10.000 MW sudah selesai dibangun belum mampu memenuhi permintaan listrik yang terus melonjak tiap tahun.

Saat ini pemerintah sudah menggalakkan program pembangunan infrastruktur seperti pembangunan jalan sejauh 2.650 KM, 3.258 M jalur kereta api, 24 pelabuhan besar, 60 dermaga ferry, 15 bandara modern, 14 kawasan industri, 49 waduk dan pembangkit listrik tenaga hidrolik dalam lima tahun ke depan.

Tahun sebelumnya, Inagreentech 2015 diselenggarakan dengan sub-event Solartech Indoensia 2015, Inalight 2015, Battery Indonesia 2015, Inatronics2015, menarik 395 exhibitors dari 15 negara dan 13.978 pengunjung dari 248 negara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Listrik Panas Bumi

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top