Soal Sapi Potong, Jatim Tunggu TNI dan Kementan

Pemprov Jawa Timur menunggu hasil kajian TNI dan Kementerian Pertanian tentang ketersediaan lahan dan dana untuk membudidayakan 1,3 juta ekor sapi potong sebagai solusi kekurangan stok nasional.
Sri Mas Sari | 02 Maret 2016 17:25 WIB
Sapi potong. - Bisnis.com

Bisnis.com, SURABAYA - Pemprov Jawa Timur menunggu hasil kajian TNI dan Kementerian Pertanian tentang ketersediaan lahan dan dana untuk membudidayakan 1,3 juta ekor sapi potong sebagai solusi kekurangan stok nasional.

Kepala Dinas Peternakan Jatim Maskur mengatakan usulan Gubernur Soekarwo memanfaatkan lahan TNI untuk pembibitan dan penggemukan sapi potong telah direspons oleh pemerintah pusat.

Rapat dengan Deputi Bidang Perekonomian Setkab pekan lalu mengestimasi kebutuhan lahan hingga 10.000 hektare dan investasi senilai Rp24 triliun. Pertemuan itu meminta TNI agar memetakan lahan di Jatim yang potensial. Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan pun diperintah mencari terobosan mengenai model usaha dan skema pembiayaan.

"Dari TNI, prinsipnya mendukung budidaya sapi potong di tanah TNI. Mereka akan meneliti kembali tanah-tanah yang ada, yang tidak mengganggu tugas dan fungsi TNI," kata Maskur, Rabu (2/3/2016).

Dari pengamatan Pemprov, lahan TNI yang potensial untuk pengembangan sapi potong berada di Grati, Pasuruan; Asembagus, Situbondo; Malang; Probolinggo; Jember; Kediri; dan Madiun.

Sementara itu, badan usaha juga masih dimatangkan, apakah BUMN, BUMD, atau swasta. Demikian pula dengan kebutuhan investasi Rp24 triliun, belum diputuskan apakah melalui APBN atau non-APBN.

Pada tahap awal, kata Maskur, badan usaha akan merintis usaha penggemukan (feedloter) terlebih dahulu dengan mengimpor sapi bakalan. Usaha pembibitan (breeding) akan mengikuti pada tahap selanjutnya sehingga tak perlu lagi mengimpor sapi bakalan.

Soekarwo sebelumnya mengusulkan kepada Presiden agar shortage daging sapi nasional dipenuhi dari Jatim dengan memproduksi sapi potong di lahan TNI. Dengan asumsi konsumsi daging sapi 2,6 kg per kapita per tahun, kebutuhan daging nasional 675.000 ton per tahun.

Adapun kemampuan produksi dalam negeri hanya 442.000 ton sehingga masih kurang 233.000 ton setara 1,37 juta ekor sapi potong.

Adapun populasi sapi potong Jatim tahun ini 4,3 juta ekor atau 25% dari populasi nasional. Dari jumlah itu, stok siap potong sebanyak 782.654 ekor dengan 472.654 ekor di antaranya untuk memenuhi kebutuhan Jatim, sedangkan sisanya 310.000 ekor dikirim ke luar.

Tag : sapi potong
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top