Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wika Gerakkan Anak Usaha untuk TOD Kereta Cepat

PT Wijaya Karya siapkan master plan untuk membangun kota mandiri di kawasan kota kereta cepat Jakarta-Bandung dengan mengaryakan anak usahanya membangun fasilitas hunian dan hiburan.nn
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 03 Februari 2016  |  01:00 WIB
PT Wijaya Karya Tbk - bumn.go,id
PT Wijaya Karya Tbk - bumn.go,id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Wijaya Karya siapkan master plan untuk membangun kota mandiri di kawasan kota kereta cepat Jakarta-Bandung dengan mengaryakan anak usahanya membangun fasilitas hunian dan hiburan.

Pada tiap stasiun yang dilewati kereta cepat ini akan dibangun transit oriented development (TOD). TOD ini akan ditujukan di empat titik, yaitu Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar yang dituangkan ke dalam master plan. Masterplan ini akan rampung hingga 3-4 bulan ke depan.

Harapannya dengan dibangunnya kereta cepat maka akan menciptakan sentra ekonomi dan mendorong pengembangan kawasan hunian baru sehingga menciptakan lapangan kerja yang luas.

Pembangunan TOD ini menjadi penting karena inilah yang akan menjadi solusi dalam pengembalian modal dalam pembangunan kereta cepat ini.

"Yang utama bukan keretanya, tetapi kawasan ekonomi yang dilewati keretanya. Multiplier effect-nya itu banyak sekali," kata Bintang Perbowo, Direktur Utama pada Bisnis.com, Selasa (2/2/2016).

Dari perencanaan pembangunan TOD ini, Wika akan menggerakkan anak usahanya seperti Wika Realty untuk membangun kawasan perumahan.

Hal ini juga berlaku bagi anak usaha dari perusahaan pelat merah lain yang bernaung di bawah konsorsium PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang ingin ikut proyek TOD, seperti Kereta Api Indonesia (KAI), Perkebunan Nusantara (PTPN), dan Jasamarga.

Hingga saat ini mayoritas lahan sudah ada di tangan KCIC karena kebanyakan milik PTPN. Masing-masing luas lahan di wilayah koridor Jakarta-Bandung ini adalah Halim 25 hektare, Karawang 250 hektare, Walini 1.270 hektare, dan Tegalluar 400 hektare.

Selain kawasan hunian dan hiburan, Wika membangun rumah sakit dan sekolah secara terpadu.

Salah satu rencana besar dalam pembangunan sentra ekonomi di koridor Jakarta-Bandung ini adalah Universal Studio akan dibangun di Walini. Pembangunannya memang dilakukan oleh Wika tetapi dananya didapat dari mengajak investor luar negeri.

"Sebenarnya investasi KCIC di dalam master plan [Wika] bukan membangun semuanya, tapi membuka jalan infrastrukturnya dan mematangkan lahannya untuk dikelola," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wika Kereta Cepat
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top