Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Assa Land Akan Garap Superblok Marvell City Tahap II

Pengembang properti PT Assa Land berencana menggarap proyek superblok Marvell City Surabaya tahap II dengan menyiapkan investasi Rp600 miliar.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 04 Desember 2015  |  16:30 WIB
Assa Land Akan Garap Superblok Marvell City Tahap II
Marvell City - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA – Pengembang properti PT Assa Land berencana menggarap proyek superblok Marvell City Surabaya tahap II dengan menyiapkan investasi Rp600 miliar.

Direktur Utama Assa land, Ronny Prasetya mengatakan proyek tahap II pada superblok tersebut rencananya digarap pada semester II/2016. Tahap II tersebut yakni untuk pengembangan residence atau apartemen.

“Untuk tahap pertama sendiri sedang progress, bahkan penjualan apartemen The Linden sudah terjual 70%. Kami targetkan Januari tahun depan sudah bisa serah terima kepada beberap apembeli,” katanya di sela-sela Opening Ceremony Marvell City, Jumat (4/12/2015).

Sedangkan untuk Citadines Hotel yang berada dalam kawasan superblok tersebut kini sudah dalam tahap finishing yakni 60% dan ditargetkan akhir April 2016 sudah bisa opening.

Proyek Superblok Marvell City dibangun oleh PT Assa Land yang merupakan konsorsium tiga pengembang di antaranya Dian Istana Group, Kentjana Widjaja Group dan Avilla Prima Group.

Proyek yang berada di kawasan Ngagel Surabaya itu sebelumnya adalah proyek mangkrak di hampir 10 tahun.

Pengembangan superblok Marvell City tahap I tersebut telah menelan investasi hingga Rp1 triliun. Total luas lahan yang di kembangan untuk superblok tersebut yakni mencapai 2,6 ha.

Hampir 2 ha telah terbangun oleh proyek tahap II,

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

superblok marvel
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top