Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rini Soemarno Sebut Antam Bakal Raih Utang dari China Rp21 Triliun

Perusahaan tambang milik negara, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. diperkirakan bakal mendapatkan pinjaman dari China Development Bank untuk menggarap proyek Smelter Grade Alumina (SGA) senilai US$1,5 miliar atau sekitar Rp21 triliun (kurs Rp14.300 per dolar AS) dalam waktu dekat ini.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 06 Oktober 2015  |  19:31 WIB
Antam - Ilustrasi
Antam - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Perusahaan tambang milik negara, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. diperkirakan bakal mendapatkan pinjaman dari China Development Bank untuk menggarap proyek Smelter Grade Alumina (SGA) senilai US$1,5 miliar atau sekitar Rp21 triliun (kurs Rp14.300 per dolar AS) dalam waktu dekat ini.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pinjaman tersebut sedang diproses pada saat ini. “Masih dalam pembicaraan sekarang, masih dalam negoisasi, untuk proses bauksit menjadi grade alumina,” katanya, Selasa (6/10/2015).

Menurutnya, mengingat produk pertambangan seperti bauksit tidak dapat lagi diekspor maka mineral tersebut harus diproses menjadi bahan setengah jadi yaitu grade alumina. Grade alumina nantinya bakal dimanfaatkan oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Sebagai perbandingan, nilai pinjaman yang diungkapkan oleh Rini tersebut mendekati dengan perkiraan kebutuhan pembiayaan yang tercatat dalam nota kesepahaman antara Kementerian BUMN dan CDB pada awal tahun ini.

Dalam dokumen nota kesepahaman disebutkan perkiraan kebutuhan pembiayaan dari CDB untuk emiten berkode saham ANTM itu mencapai US$1,36 miliar-US$1,44 miliar untuk proyek grade alumina senilai US$1,7 miliar-US$1,8 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumn aneka tambang
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top