Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Prameks, Layaknya Commuter KCJ

KA Prameks, yakni kereta relasi Kutoarjo-Kebumen atau Madiun-Jogjakarta sangat membantu pemudik yang ingin jalan-jalan di area sekitar Daerah Istimewa Yogyakarta seperti Klaten hingga Solo. Hanya dengan merogoh kocek Rp8.000, Anda bisa naik kereta layaknya Commuter di DKI Jakarta.
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 15 Juli 2015  |  00:10 WIB
Kereta Api Pramek. - batik/solo.com
Kereta Api Pramek. - batik/solo.com

Bisnis.com, JAKARTA—KA Prameks, yakni kereta relasi Kutoarjo-Kebumen atau Madiun-Yogyakarta, sangat membantu pemudik yang ingin jalan-jalan di area sekitar Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti Klaten hingga Solo. Hanya dengan merogoh kocek Rp8.000, Anda bisa naik kereta layaknya Commuter di DKI Jakarta.

Walaupun bukan kereta listrik, nuansa lebaran kali ini, KA Prameks dipadati penumpang yang membawa berbagai macam koper untuk dibawa pulang. Layaknya pemudik, Prameks menjadi transportasi yang memudahkan masyarakat untuk berlalu lalang.

Memang laju Prameks tidak secepat Commuter milik KCJ. Antara Solo dan Yogyakarta, Anda akan menghabiskan waktu kurang lebih 1 jam lamanya. Hal tersebut karena perjalanan harus mendahulukan KA Jarak Jauh maupun KA Reguler yang melintas sehingga kadang Prameks telat kedatangannya.

Namun jangan khawatir, Anda tidak akan diliputi rasa bosan karena jaraknya yang jauh karena pemandangan yang didapat sangatlah menyejukkan mata dan hati. Tempat duduk yang berhadapan bisa membuat Anda bercengkrama dan berkenalan dengan penumpang lain.

Sayangnya, masyarakat masih suka berebutan saat memasuki kereta karena takut tidak dapat tempat duduk. Jiwa rebutan seperti kadang bisa membahayakan penumpang lain yang bisa saja sedang sakit atau sedang hamil.

Apabila, penumpang lain itu jatuh akan sangat membahayakan jiwa orang lain. Untuk itu, sangat dianjurkan bagi masyarakat sekitar Yogyakarta untuk lebih bersabar dan budayakan antri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api prameks
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top