Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kunjungi KEK Mandalika, Jokowi Suntik Rp1,8 Triliun

Pemerintah berjanji akan menyuntik dana tambahan Rp1,8 triliun untuk pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata di Mandalika, Kuta Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 10 April 2015  |  14:41 WIB
Pemerintah berjanji menyuntik dana tambahan Rp1,8 triliun untuk KEK Mandalika - ilustrasi
Pemerintah berjanji menyuntik dana tambahan Rp1,8 triliun untuk KEK Mandalika - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah berjanji akan menyuntik dana tambahan Rp1,8 triliun untuk pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata di Mandalika, Kuta Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Presiden Joko Widodo mengatakan, sebenarnya pemerintah sudah memberikan dana Rp250 miliar Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola KEK Mandalika. Jokowi ingin pembangunan lebih cepat.

"Kita suntik tahun ini Rp250 miliar, tahun depan Rp1,8 triliun. Bulan Agustus nanti ada groundbreaking hotel, berarti sudah mulai bergerak," katanya dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Jumat (10/4/2015).

Kawasan Mandalika merupakan proyek mangkrak pemerintah sejak pembebasan lahan dimulai 1987. Sayangnya beberapa kali pemerintahan di negeri ini tidak memberikan progres kemajuan yang berarti.

Presiden menilai industri pariwisata adalah masa depan Indonesia sehingga harus dikembangkan infrastruktur dasarnnya. Infrastruktur yang memadai adalah salah satu pertimbangan investor bersedia masuk kawasan itu.

Pemerintah menghitung setelah infrastruktur dasar selesai, dibutuhkan infrastruktur pendukung kawasan pariwisata itu dengan investasi mencapai Rp36 triliun.

“Ya memang Indonesia Timur ke sana memang klaster terbesarnya untuk pariwisata. Bali beda dengan Lombok, kawasan beda potensi juga beda,” ujar Jokowi.

Presiden menambahkan, pengembangan kawasan wisata Mandalika itu bisa menyerap 8.000 tenaga kerja langsung dan bisa membawa banyak manfaat tidak langsung.

Soal investor yang akan menggarap proyek itu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa sudah ada yang mulai berminat, di antaranya dari Tiongkok.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi mandalika
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top