Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sawit Asia Afrika: Menanti 41 Negara Asia-Afrika Kelola Kelapa Sawit

Sebanyak 41 negara Asia dan Afrika akan menjajaki kerja sama ekonomi bidang pengelolaan kelapa sawit, dan alih teknologi dalam Asia-Africa Business Summit yang menjadi bagian dari kegiatan Konfrensi Asia-Afrika ke-60.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 22 Maret 2015  |  12:50 WIB
Sawit Asia Afrika: Menanti 41 Negara Asia-Afrika Kelola Kelapa Sawit
Ilustrasi - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Jika tak ada aral melintang, kelapa sawit akan menjadi simbol kerjasama perkebunan terluas, yang membentang dari Asia hingga Afrika.

Hal dimungkinkan seiring rencana pengadopsian kelapa sawit sebagai proyek kerja sama perkebunan di antara  negara-negara di Asia dan Afrika

Seperti diketahui, dalam kerangka peringatan Konferensi Asia Afrika ke 50 sebanyak 41 negara Asia dan Afrika akan menjajaki kerja sama ekonomi bidang pengelolaan kelapa sawit dan alih teknologi dalam Asia-Africa Business Summit.

Yanuar Nugroho, Penanggung Jawab Persiapan Konferensi Asia-Afrika di Kantor Kepala Staf Kepresidenan, mengatakan Konferensi Asia-Afrika (KAA) akan memfasilitasi kerja sama para pelaku usaha di negara peserta untuk melakukan promosi dan penjajakan peluang investasi.

“Asia-Afrika Business Summit akan menjadi wadah bagi para pelaku usaha dari 41 negara peserta mengoptimalkan kerja sama ekonomi, mmeningkatkan daya saing usahanya, dan melakukan promosi, serta penjajakan peluang investasi,” katanya di Gedung Bina Graha, Jakarta, Jumat (20/3/2015) lalu.

Yanuar menuturkan kerja sama konkret yang akan dilakukan dalam forum itu meliputi kerja sama pengelolaan kelapa sawit, alih teknologi, dan ekspansi produk nasional, seperti pakaian jadi, elektronik, dan alas kaki ke pasar Afrika.

Menurutnya, dokumen akhir dari forum itu akan memuat pengembangan kerja sama di sektor perbankan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perikanan, kelapa sawit, pembukaan rute penerbangan, pertambangan, energi, agribisnis, serta kapal kontainer untuk mengangkut komoditas ekspor.

“Asia-Africa Business Summit akan mengundang beberapa kepala negara peserta, dan beberapa menteri dari Kabinet Kerja sebagai keynote speaker,” ujarnya.

Asia-Africa Business Summit sendiri rencananya akan diselenggarakan pada 21-22 April 2015 di Jakarta, sebagai agenda pelengkap KAA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sawit Konferensi Asia Afrika
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top