Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SENTIMEN PASAR: Investor Menunggu Data Ini

NH Korindo Securities Indonesia (NHKSI) mengemukakan sejumlah data ekonomi ditunggu hingga akhir pekan ini
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 10 Maret 2015  |  03:34 WIB
 Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA- NH Korindo Securities Indonesia (NHKSI) mengemukakan sejumlah data ekonomi ditunggu hingga akhir pekan ini.

Kepala Riset NHKSI Reza Priyambada, dalam risetnya, mengatakan data yang ditunggu tersebut adalah:

  • Indonesia: Retail sales
  • China: Balance of trade, exports, imports, new yuan loans, inflation rate, PPI, urban investment, fixed asset investement, industrial production, retail sales
  • Australia: NAB business confidence, home loans, Westpac consumer confidence, unemployment rate, employment change
  • Korsel: Interest rate decision
  • Jepang: Current Account, GDP, bank lending, machinery orders, foreign bond investment, stock investment, consumer confidence
  • Jerman: Balance of trade, current account, inflation rate, wholesale price index, inflation rate
  • Prancis: Industrial Production, current account
  • Spanyol: Retail sales, inflation rate
  • Inggris: Manufacturing production, industrial production, manufacturing production, balance of trade
  • Italia: Industrial Production
  • Zona Euro: Sentix investor sentiment
  • AS: Redbook, NFIB business optimism index, monthly budget statement, export price index, import price index, retail sales, business inventories, business inventories

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sentimen pasar
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top