PHRI Dorong Keunggulan Pariwisata Jabar

Jawa Barat dianggap memiliki potensi besar untuk menarik wisawatan mancanegara guna menopang target pemerintah yang ingin mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara hingga 2019.
Afif Permana Aztamurri, Agne Yasa
Afif Permana Aztamurri, Agne Yasa - Bisnis.com 08 Januari 2015  |  19:33 WIB

Bisnis..com, BANDUNG--Jawa Barat dianggap memiliki potensi besar untuk menarik wisawatan mancanegara guna menopang target pemerintah yang ingin mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara hingga 2019.

Wiryanti Sukamdani, Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengatakan untuk mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara harus memperhatikan empat bidang utama yakni MICE, wisata bahari (marine tourism), event dan layanan pariwisata lintas negara (cross border).

"Jawa Barat memiliki potensi di bidang MICE dan event. mungkin jika dikembangkan di bidang marine tourism," katanya saat Pengukuhan Pengurus BPD PHRI Jawa Barat, Rabu (7/1) malam.
 
Wiryanti menjelaskan aktivitas MICE di Jawa Barat cukup aktif tetapi fasilitasnya belum memadai untuk tujuan dunia. Menurutnya, kebutuhan exhibition hall skala internasional minimalnya berukuran 50.000 m2.

Oleh karena itu, Kota Bandung harus menyiapkan fasilitas tersebut yang letaknya harus mudah diakses serta tidak macet agar even internasional bisa lebih banyak diselenggarakan di Jabar.

Sejauh ini, fasilitas MICE untuk exhibition hall yang sudah memenuhi standar internasional adalah Jakarta dan Bali.
 
Selain MICE, Wiryanti mengungkapkan data dari Departemen Pariwisata bahwa ekonomi kreatif menghasilkan Rp600 triliun, sedangkan sektor pariwisata baru Rp250 triliun.

Menurut dia, pariwisata dan ekonomi kreatif sangat berhubungan sehingga harus lebih disinergikan, terutama di Jawa Barat yang memiliki creative tourism sebagai andalan.

"Hal ini bisa ditindaklanjuti oleh Jabar dengan mengadakan event internasional seperti kesenian. Kemudian, bisa bekerja lebih erat dengan berbagaipihak, apalagi Jabar sudah memiliki Badan Promosi Pariwisata Daerah,” ujarnya.

Dia merujuk event Batik Festival di Jember dan Solo bisa diadopsi Jabar dengan menggelar event serupa, misalnya festival angklung untuk menarik wisawatan membeli souvenir sekaligus mengajaknya untuk belajar memainkan alat musik tradisonal Jabar tersebut.

Potensi lokal seharusnya dilihat sebagai potensi karena Jabar ini sangat kreatif. Di Tasikmalaya misalnya dibuat pasar sulam atau pasar bordir,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengungkapkan pada 2015 akan dikembangkan tiga titik destinasi berskala internasional di Jawa Barat, dan tiga event internasional yang diinisiasi oleh Pemprov Jawa Barat.
 
“Saya terima laporan dari tim yang dibentuk untuk mendata daerah destinasi dan juga keunikannya seperti Ciletu, Pangandaran dengan seribu goa, Sukabumi Geopark, Grand Canyon di Karawang,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
phri, wisata jabar

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top