Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Selasa 6 Januari, Investor Soroti Berita Ini

Samuel Sekuritas Indonesia mengemukakan sejumlah berita dari dalam dan luar negeri menjadi sorotan pasar pada hari ini, Selasa (6/1/2014)
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 06 Januari 2015  |  08:13 WIB
 Ilustrasi -
Ilustrasi -

Bisnis.com, JAKARTA— Samuel Sekuritas Indonesia mengemukakan sejumlah berita dari dalam dan luar negeri menjadi sorotan pasar pada hari ini, Selasa (6/1/2014).

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta, dalam risetnya, mengatakan berita yang disoroti tersebut adalah:

Berita global

  • Monetary Base Jepang tumbuh 38,2% YoY dari pertumbuhan 36,7% YoY (Bloomberg)
  • Inflasi Jerman turun ke 0,2% YoY di Desember dari 0,6% YoY (Bloomberg)
  • Euro zone Sentix investor confidence naik ke level tertinggi dalam 5 bulan terakhir (Bloomberg)
  • Penjualan mobil AS turun ke 16,92 juta di Desember dari 17,20 juta (Bloomberg)

Berita domestik

  • Consumer confidence Index turun ke 116,5 dari 120,1 (Bloomberg)
  • Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan defisit RAPBN-Perubahan 2015 akan ditekan hingga di bawah 2% dari PDB atau lebih rendah dari target defisit pada 2014 (Antara)
  • Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengaku masih optimistis atas proyeksi pertumbuhan ekonomi 2015 yang diperkirakan masih berada pada kisaran 5.5%-5.8% YoY (Antara)
  • Realisasi defisit APBN dalam APBN-Perubahan 2014 sebesar Rp227.4 triliun, sementara realisasi pembiayaan negara mencapai Rp246.4 triliun. Defisit APBN terhadap PDB tercatat 2,26%, sementara targetnya 2,40% (Kompas)
  • Kementerian Perindustrian mengusulkan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Jepang sebaiknya dihentikan karena pelaksanaan Indonesia-Jepang Economic Partnership Agreement (IJEPA) tersebut dirasa kurang menguntungkan (Bisnis Indonesia)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sentimen pasar
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top