Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Senin 5 Januari, Investor Soroti Berita Ini

Samuel Sekuritas Indonesia mengemukakan sejumlah berita dari dalam dan luar negeri menjadi sorotan pasar pada hari ini, Senin (5/1/2014)
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 05 Januari 2015  |  08:36 WIB
 Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA— Samuel Sekuritas Indonesia mengemukakan sejumlah berita dari dalam dan luar negeri menjadi sorotan pasar pada hari ini, Senin (5/1/2014).

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta, dalam risetnya, mengatakan berita yang disoroti tersebut adalah:

Berita global

  • Markit Manufacturing Zona Euro turun ke 50,6 dari 50,8 (Bloomberg)
  • ISM Manufacturing AS turun ke 55,5 dari 58,7 (Bloomberg)
  • Construction spending AS turun 0.3% dari pertumbuhan 1,1% (Bloomberg)
  • Yunani memulai kampanye menjelang pemilu pada 25 Januari mendatang (Bloomberg)

Berita domestik

  • Inflasi Desember naik ke 2,46% MoM (8,36% YoY) dari 1,5% MoM (6,23% YoY) (Bloomberg)
  • Neraca perdagangan November defisit US$426 juta dari yang sebelumnya surplus US$23 juta (Bloomberg)
  • HSBC Manufacturing PMI Desember turun ke 47,6 dari 48 (Bloomberg)
  • Bank Indonesia kembali memperketat ketentuan utang luar negeri bagi korporasi non bank (Kontan)
  • PT Pertamina (Persero) memutuskan menaikkan harga jual elpiji non-subsidi tabung 12 kg sebesar Rp1.500/kg. Dengan penyesuaian ini, harga jual rata-rata Elpiji 12 kg nett dari Pertamina menjadi Rp 9.069/kg dari sebelumnya Rp7.569/ kg (Kompas)
  • BPS mencatat jumlah penduduk miskin pada September 2014 mencapai 27,73 juta orang atau 10,96%, relatif  menurun dari periode yang sama tahun lalu yang tercatat 28,6 juta orang atau 11,46% (Kompas)
  • Bank Indonesia optimistis kinerja neraca perdagangan tahun 2015 akan lebih baik (Kompas)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sentimen pasar
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top