Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Holding Pelabuhan Harus Ditopang Kajian Menyeluruh

Rencana peleburan operator pelabuhan mendapat dukungan tetapi perlu mendapat kajian yang komperhensif.
Muhamad Hilman
Muhamad Hilman - Bisnis.com 28 Oktober 2014  |  21:09 WIB
/Ilustras
/Ilustras

Bisnis.com, JAKARTA--Rencana peleburan operator pelabuhan mendapat dukungan tetapi perlu mendapat kajian yang komperhensif.

Rencana peleburan operator pelabuhan terus bergulir, setelah muncul pada saat Kementerian BUMN rezim pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Dahlan Iskan, kini Rini Mariani Soemarno sebagai Menteri BUMN Kabinet Kerja pun berencana akan melebur operator pelabuhan.

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I mendukung rencana peleburan operator pelabuhan yang saat ini terdiri dari 4 BUMN yakni Pelindo I, II, III dan IV.

Kepala Humas Pelindo I M. Eriansyah menuturkan pada dasarnya pihaknya mendukung rencana pemerintah untuk melebur operator pelabuhan.

"Pada dasarnya kami mendukung. Apalagi itu program pemerintah," ujarnya, Selasa (28/10).

Sejalan dengan semangat peleburan yang mengedepankan adanya penyamarataan pelayanan di seluruh pelabuhan itu akan mampu terimplementasi dengan baik, sehingga pelayanan di seluruh pelabuhan akan lebih efisien dan maksimal.

Menurutnya, pelayanan di hampir seluruh pelabuhan telah mulai memiliki standar pelayanan yang sama, apalagi itupun sudah sesuai dengan standar yang diatur di dunia internasional.

Hanya saja, tarif kepelabuhan dan SDM yang berbeda, karena mengikuti karakter lokasi pelabuhan yang berbeda.   

Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno berencana meleburkan operator pelabuhan, bahkan juga menggabungkan semua perusahaan pelat merah yang terkait dengan program tol laut.

Dia menuturkan rencana penggabungan BUMN pelabuhan itu memang telah direncanakan sejak lama dengan tujuan memperkuat sektor maritim.

Dalam rapat kabinet yang pertama kai digelar Kabinet Joko Widodo dan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla menjelaskan visi dan misi mereka. Para menteri diharapkan membuat program yang didasarkan pada visi misi tersebut.

Visi dan misi utama adalah sektor kemaritiman terkait dengan Kementerian BUMN dalam hal realisasi program tol laut. BUMN diharapkan dapat membangun dan mengembangkan pelabuhan di Indonesia serta meningkatkan pelayanan transportasi publik.

"Paling utama adalah mengenai kemaritiman untuk merealisasikan tol laut, tentunya kami akan bangun pelabuhan-pelabuhan, mengembangkan pelabuhan-pelabuhan di beberapa area di Indonesia," kata Rini.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan holding bumn
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top