Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waspada, 3 Daerah Ini Diramalkan Langka Air Galon

Daerah Jabodetabek, Serang, Bandung, dan sekitarnya diprediksi akan mengalami kelangkaan air minum dalam kemasan (AMDK), termasuk air galon, pada masa libur Lebaran tahun ini.
Abdalah Gifar
Abdalah Gifar - Bisnis.com 22 Juli 2014  |  22:16 WIB
Waspada, 3 Daerah Ini Diramalkan Langka Air Galon
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Daerah Jabodetabek, Serang, Bandung, dan sekitarnya diprediksi akan mengalami kelangkaan air minum dalam kemasan (AMDK), termasuk air galon, pada masa libur Lebaran tahun ini.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (Aspadin) Hendro Baruno mengatakan kelangkaan tak dapat terhindarkan karena pasokan dan distribusi akan terhenti mengikuti ketentuan larangan dari Kementerian Perhubungan.

“Kemenhub sudah menetapkan larangan bagi truk untuk jalan terhitung sejak H-4 sampai H+1. Bahkan, yang lebih memberatkan Kab.Sukabumi baru menetapkan larangannya H-7 sampai H+7,” ujarnya, Selasa (22/7/2014).

Dia mengungkapkan distribusi air minum kemasan selama ini mengandalkan truk gandeng yang ber-as tiga sampai empat. Ketentuan dari Kab.Sukabumi, sambungnya, secara tegas melarang truk lebih dari dua as.

“Hampir 90% pasokan AMDK untuk Jabodetabek, Serang, dan juga Bandung itu berasal dari daerah Bogor, Cianjur, dan Sukabumi. Jadi memang pasokan akan mengalamui kendala transportasi,” katanya.

Menurut dia, di luar daerah Jabodetabek, Serang, dan Bandung, seperti untuk daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, pasokan diperkirakan akan tetap aman.

“Jadi saran saya bagi konsumen yang akan kembali ke Jakarta untuk membawa air kemasan dari daaerahnya sebagai persediaan,” sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air minum amdk
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top