Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akses KA di Pelabuhan Cirebon Dibangun 2015

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menargetkan realisasi pembangunan akses rel kereta api hingga ke Pelabuhan Cirebon sepanjang 10 kilometer akan dimulai pada tahun depan.
Hilman Hidayat
Hilman Hidayat - Bisnis.com 09 Juli 2014  |  17:50 WIB
Akses KA di Pelabuhan Cirebon Dibangun 2015
Pelabuhan Cirebon - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menargetkan realisasi pembangunan akses rel kereta api hingga ke Pelabuhan Cirebon sepanjang 10 kilometer akan dimulai pada tahun depan.

Direktur Perkeretaapian Kemenhub Hermanto Dwiatmoko mengatakan saat ini proses pembentukan disain proyek tersebut sudah pada tahap penyelesaian, sedangkan proses studi kelayakan dan analisi dampak lingkungan (amdal) sudah rampung.

"Tahun depan mulai pembangunan. Kalau tahun ini tidak bisa," ujarnya, Selasa (8/7/2014).

Hermanto menyatakan, pihaknya menargetkan proses pembangunan akan selesai dalam setahun, sehingga pengoperasiannya dapat dimulai pada 2016.

Dia menerangkan, selain masih berkutat pada penyelesaian disain rel kereta api, pagu anggaran pembangunan juga baru terealisasi pada APBN tahun depan.

"Dana dari APBN tahun depan. Mudah-mudahan tidak ada masalah pembebasan lahan," katanya.

Menurutnya, rencana pembangunan akses rel kereta api hingga ke Pelabuhan Cirebon sangat strategis untuk mengkoneksi antarmoda transportasi, seperti dari pelabuhan dengan bandara.

Proyek ini, katanya, percis seperti apa yang dilakukan Kemenhub pada rencana pembangunan akses rel kereta api di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Di sisi lain, Kementerian Pertanian beberapa waktu lalu menyatakan Pelabuhan Cirebon nantinya diproyeksikan sebagai salah satu lokasi pengangkutan dan penurunan ternak khusus untuk Pulau Jawa, selain Pelabuhan Tanjung Perak.

Diharapkan, pengadaan pengakutan khusus  ternak nantinya akan secara signifikan mengurangi risiko cacat dan kematian sampai 10% serta penyusutan bobot ternak akibat transportasi hingga 30%.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub menargetkan proses pengakutan ternak menggunakan kapal ternak khusus akan mulai terealisasi pada awal tahun depan.

Bobby R. Mamahit, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan modifikasi 2 unit kapal barang perintis menjadi kapal ternak dengan total anggaran Rp30 miliar, dan ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini.

Kedua kapal tersebut adalah KM Darakinusa dan KM Papua Tiga. Keduanya bertipe 750 DWT dengan kapasitas angkut 200 ternak sejenis sapi dan kerbau.

Setelah proses modifikasi selesai, katanya, pihaknya akan melelang untuk menentukan perusahaan yang akan menjadi operator kapal tersebut.

Ditargetkan, kapal ternak tersebut akan mulai beroperasi pada awal tahun depan. "Akhir tahun selesai [modifikasi], dan awal tahun depan operasi," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pelabuhan Cirebon
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top